DERAPFAKTA.COM | Keberadaan usaha peternak bebek yang berada di wilayah RT 13/06 Kp.Barahat Ds.Cikareo Kec.Solear yang keberadaanya dikeluhkan warga.

Pasalnya selain dikeluhkan warga, pihak pengusaha tidak secara keseluruhan terkait izin lingkungan, hanya warga tertentu saja, ucap salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Itu yang saya perhatikan beberapa hari yang lalu sudah panen bebek dan di angkut, karena setau saya disitu tempat pembesaran bebek, selesai panen di angkut dan kembali melakukan pembesaran.

Sekarang tengah membangun kandang baru lagi, dan proses pengurugan lahan itu banyak mobil Dum Truck, ucapnya Rabu (7/2/2024).

Bau nya sampai sini pak, namanya ada lokasi peternakan yang jelas terbawa sama angin bau nya kemana-mana, jadi warga disini kena dampak bau dari peternakan bebeknya, jelasnya lagi.

Terpantau dilokasi beberapa unit kendaraan yang tengah melakukan pengurugan pada Rabu (7/2/2024).

Saat akan melakukan konfirmasi, pemilik pertenakan bebek tersebut tidak ada di lokasi.

Menurut keterangan dari salah satu pekerja menjelaskan, kalau saya hanya pekerja pak, bikin kandang, kalau bos nya tidak ada.

Ini lagi membangun kandang bebek untuk di perluas, setau saya baru sekali panen, karena ini hanya pembesaran bebek, prosesnya sama seperti pembesaran ayam negeri, jelasnya.

Bos nya orang Jawa pak, kalau tinggalnya kalau gak salah di Grand Duta Sangiang pak, jadi saya bekerja membangun kandang dan tidak tau apa-apa soal yang lain, imbuhnya.

Sementara Abdul Azid selaku kepala desa Cikareo mengatakan, dulu pernah sempat ada yang menghadap dan minta surat keterangan, karena dia menyampaikan pertenakan tidak banyak, namun setelah kita kroscek ternyata cukup lumayan besar pertenakannya, dan langsung saya tarik kembali surat keterangan dari desa, jelas Azid.

Saya malah tidak tau kalau sekarang ada pembangunan kandang baru untuk perluasan, itu izin harus ke dinas bang ‘ungkap Azid saat di konfirmasi melalui telepon WhatsApp.

Hingga berita ini diterbitkan, tim awak media akan terus melakukan konfirmasi ke pihak pemilik ternak bebek tersebut.

(Rudi_red)

Facebook Comments