DERAPFAKTA.COM | Pembangunan Drainase (U-dicht Saluran Air ) di jalan Raya Cijengir Binong oleh Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air Bidang Bina Teknis Kabupaten Tangerang dengan total Anggaran sekitar Rp. 199.520.000,- yang di kerjakan oleh CV. Nugraha Karya diberhentikan oleh Warga RT.08/012 Perumahan Binong Permai. Sabtu, 16/12/2023.

Pasalnya pekerjaan pembangunan u-dicht tersebut karena melakukan sodetan yang berdampak Banjir, terkait sodetan tersebut warga merasa keberatan dimana berdampak air ke arah saluran Perumahan Binong Permai tanpa adanya komunikasi pekerjaan ini, sehingga warga pun menggeruduk pekerjaan tersebut.

Salah Satu Warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan ini pekerjaan di sodet kenapa tidak lurus ke depan atau kebelakang, tapi kenapa di alirkan ke perumahan Binong Permai dan gak bener ini mah, Ucapnya.

Saat di wawancarai di lokasi Ketua RT 08/012 Perumahan Binong Permai menambahkan ini ada sodetan kita tidak mengetahui, karena wilayah kita yang menjadi imbasnya banjir, Jelasnya.

 

“Imbuh suritno, dari pihak terkait seperti Lurah, Ketua RW atau Forum Rw mengetahui tidak pekerjaan pembangunan sodetan ini, seharusnya Memberikan informasi dahulu, lihat dampak kita terkait banjir kalau hujan hingga dibawah selutut. Kalau ini di sodet warga kami sudah pasti kebanjiran lagi dong, Hingga saat ini saja tidak ada solusinya malah ditambah masalah baru.”

Kalau Warga RT 08/012 sudah marah, kita tidak bisa mengendalikan lagi, makannya sebelum terjadi warga gruduk ke lokasi yang berada di depan pintu gerbang perumahan Binong Permai, tegasnya.

Ritno pun berharap tolonglah pemerintah jangan seperti ini sehingga dampaknya ke Perumahan Binong akibat pekerjaan tersebut dan keberatan adanya sodetan ini, apapun alasannya warga tidak menerima adanya sodetan air ke RT 08/12 Perumahan Binong Permai, Pungkas.

Sementara Iqbal selaku Sekjen LSM Wadah Aspirasi Rakyat (WAR). angkat bicara terkait persoalan tersebut, semestinya dinas terkait harus dikaji dulu sebelum pelaksanaan proyek tersebut, meski tujuan nya baik, namun jika berdampak buruk itu sama saja, fakta dilapangan proyek pemasangan U-DICTH di geruduk warga karena akan berdampak buruk untuk kelangsungan hidup warta setempat, ujarnya, pada Selasa (19/12/2023).

Warga yang selama ini kerap kena banjir malah sodetan dibuat akan bertambah banjir, kilahnya.

Saya kroscek dilokasi juga pemasangan U-DICTH yang baru berjalan 50% tidak di lakukan hamparan terlebih dahulu, jadi main gali, sodet dan main pasang aja, ini kan dikerjakan asal-asalan, dan saya anggap proyek buruk dari DBMSDA Kabupaten Tangerang karena lalai dalam pengawasan sehingga tidak maksimal, dan memilih pelaksana yang kami nilai mencari keuntungan pribadi semata karena tidak sesuai prosedur, tutupnya.

Ryan

Facebook Comments