Tangerang | derapfakta.com, H.Muchammad Isran, SE selaku dewan pembina pusat GERAK Indonesia mengatakan, Bahwa pada tgl 17 April lalu kita sudah melaksanakan pesta Demokrasi yang sangat meriah dengan partisipasi masyarakat yang tinggi dan Golput yg minim, dengan hal tersebut euforia pasca Pemilu semakin memanas karena dipicu oleh hasil quick count yang berpotensi memecah belah masyarakat, “maka dari itu saya menghimbau kepada segenap masyarakat agar lebih selektif dlm menerima dan menyebarluaskan berita, dikarenakan banyaknya berita bohong atau Hoax yang banyak beredar di media sosial dengan cara menyaring berita sebelum Sharing, serta mencari sumber-sumber lain yang valid dan relevan dengan terbukti kebenaranya, sehingga tdk mudah percaya dengan berita bohong yg sengaja disebarluaskan utk memecah belah umat” ungkapnya.

Lanjut dewan pembina pusat GERAK Indonesia menyampaikan, Melalui tegur sapa ini diharapkan mampu meningkatkan dan memperat silaturahmi diseluruh lapisan masyarakat, khususnya pasca pelaksanakaan Pemilu yg telah banyak menguras energi, emosi dan pikiran. Imbuhnya.

Pemilu pada hakikatnya adalah sarana penunjang untuk memilih pemimpin bangsa secara Demokratis dan merupakan bagian penting dalam perjuangan Bangsa.

Fase-fase Pemilu telah kita laksanakan bersama-sama, sebagaiman Pemilu adalah pesta Demokrasi yang selayaknya berakhir bahagia untuk itu seyogyanya kita semua tidak melakukan hal-hal yg berlebihan dan dapat menciderai pesta Demokrasi, jaga selalu persatuan dan kesatuan Bangsa, singkatnya.

Jadi “Selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia karena kita telah berhasil menyelenggarakan pesta Demokrasi terbesar di seluruh dunia, kita patut berbangga telah dapat menyelenggarakanya dengan baik.

Dan juga perlu diketahui “Penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut juga telah membawa dampak lain yaitu meruncingya perbedaan ditengah masyarakat, namun perbedaan tersebut tidak semestinya memecah dan terpisah, untuk itu mari kita eratkan kembali silaturahmi yg sempat renggang karena perbedaan pilihan dalam Pemilu. Ungkapnya.

“Saya Apresiasi Kepada TNI dan POLRI yang telah bekerja keras menjaga keamanan, sehingga masyarakat dapat memberikan hak pilihnya tanpa rasa takut, selain itu juga apresiasi kepada KPU dan Bawaslu yg telah menyelenggarakan Pemilu dengan baik, sampai petugas di TPS, mereka-mereka adalah Pahlawan Demokrasi.”tandasnya.

Berkaitan dengan tahapan Pemilu yang telah sampai pada pemungutan dan penghitungan suara mari kita bersama-sama menunggu hasil real count yang resmi dilaksanakan oleh KPU pada 22 Mei 2019, siapa pun presiden terpilih kita harus berjiwa Demokrasi karena bagaimana pun rakyat yang memilih.

Dan kembali lagi saya himbau, jangan menodai pesta Demokrasi dengan hal-hal yang tidak perlu serta tidak saling berprasangka, apalagi sebentar lagi kita memasuki bulan suci Ramadhan, marilah kita sambut bulan yang suci dengan hati yang bersih, kita hilangkan rasa benci dan prasangka, Tutupnya.

[ANAS]

Facebook Comments