Tangerang | derapfakta.com, Seorang remaja “Marlina (18) anak dari seorang kuli cuci di Kampung Pulo, Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri Kab.Tangerang menderita kangker tulang dan sudah 8 bulan tergeletak ditempat tidurnya, membutuhkan uluran tangan karena keterbatasan ekonomi untuk pengobatannya, Selasa (9/4/2019).

Orang tua Marlina “Lasih warga Kampung Pulo RT 25/ RW 04 ibu kandung Marlina mengatakan, sudah 8 bulan putrinya tergeletak ditempat tidur karena menderita kangker tulang, namun dirinya tidak mengetahui sejak kapan putrinya tersebut mulai terinfeksi kangker tulang.

**BACA JUGA Terbaring Selama 8 Bulan, Marlina Remaja Penderita Kangker Tulang Terancam Tidak Ikut UN

“Kalau terbaring lemesnya kurang lebih sudah ada 8 bulan ini, tetapi mulai terserang kangkernya saya juga tidak tahu, awalnya anak saya sering jatuh-jatuhan secara tiba-tiba saat sedang berjalan kaki, tiba-tiba jatuh, akhirnya saya bawa ke RSU Kabupaten Tangerang, namun tidak berapa lama saya bawa pulang lagi karena keterbatasan biaya,“ujar Lasih.

Untuk biaya perawatan anaknya, terkadang Lasih harus menjual ayam miliknya karena mahalnya ongkos perawtan, ia berharap ada pihak yang ingin membantu dirinya untuk penyembuhan penyakit Marlina, karena dengan penghasilannya sebagai kuli cuci baju, dan suaminya yang bekerja sebagai kuli tani tidak akan cukup untuk mengobati penyakit yang diderita putrinya.

**BACA JUGA Memprihatinkan, Putri Buruh Tukang Cuci di Dera Kangker Tulang

“Semoga ada pihak yang ingin berbaik hati untuk membantu penyembuhan putri saya, karena untuk membeli obat perangsang kulit dan mengganti perban saja setiap tiga hari sekali membutuhkan uang sedikitnya 600 ribu, dan untuk mendapatkan uang segitu kadang saya harus minjem uang ke tetangga, seringnya sih jual ayam peliharaan ke pasar,”keluh Lasih.

Terkait penderita kangker tulang yang membutuhkan bantuan, Dr. Corah Usman Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, menyampaikan jika pihaknya akan kordinasikan dengan puskesmas setempat untuk meninjau secara langsung.

“Mengenai adanya penderita kangker tulang yang membutuhkan bantuan, nanti saya akan berkordinasi dengan puskesamas terlebih dahulu untuk kerumahnya,“ucapnya.

(Red)

Facebook Comments