Jakarta | detapfakta.com, Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) secara khusus mengundang Kapolres Aceh Besar, AKBP Ayi Satria Yuddha, SH, SIK, M.Si. di Kantor MURI, Kelapa Gading, Jakarta.

Menurut AKBP Ayi Satria Yuddha dalam kurun waktu 1 bulan, Polres Aceh Besar mampu memusnakan 24 Hektar Ladang Ganja adalah suatu kebanggan tersendiri. “Menemukan dan Memusnakan Ladang Ganja, bukan  tanpa kendala, bahkan kami pernah gagal karena penunjuk jalannya ternyata bagian dari Jaringan Narkoba sehingga kami dibuat nyasar selama 8 jam oleh penunjuk  jalan dan bahkan ada yang sudah dipanen duluan”, terang Mantan Kapolres Simeulue ini.

Sedangnya Senior Manager Jusuf Ngadri menyampaikan ini adalah Rekor Dunia tidak saja menjadi Rekor Indonesia, sehingga MURI Mengundang langsung secara khusus untuk menerima Penghargaan MURI di Kantor MURI secara langsung. “Ini adalah Rekor yang luar biasa, bayangkan saja dalam 1 bulan mampu menemukan dan memusnakan ladang ganja seluar 24 Hektar, sungguh dapat menjadikan inspirasi bagi yang lain untuk memberantas Narkoba dan sejenisnya yang dapat merusak generasi muda Bangsa”, kata Jusuf Ngadri.

Berikut Lokasi yang berkasih diungkap dna dimusnakan ladang ganja oleh Kapolres Aceh Besar: 

Lokasi pertama,Pada Minggu tanggal 10 Maret 2019, Desa Lamsujien Kec. Lhong Kab. Aceh Besar di 1 titik lokasi dengan Luas lahan 6 hektare, Lokasi kedua pada Rabu tanggal 06 Maret 2019, Desa Cot Sebate Kec. Montasik Kab. Aceh Besar.

1 titik lokasi lagi dengan luas 3 hektare, lokasi ke tiga pada Kamis tanggal 14 Maret 2019, Desa Cot Sebate Kec. Montasik Kab. Aceh Besar dan 6 titik lokasi juga ditemukan lahan seluas 10 hektare, Lokasi keempat pada Selasa tanggal 26 Maret 2019, Desa Meusale Kec. Montasik Kab. Aceh Besar dan 1 titik lokasi dengan luas 5 hektare.

Total seluruhnya 24 hektare kurun waktu bulan maret 2019 termasuk Ops Antik.

Dengan hasil kinerja yang sempurna Kapolres Aceh Besar tersebut patut di berikan penghormatan dari Musim Rekor Duni – Indonesia.

(Arizal)

Facebook Comments