Serang | derapfakta.Com, Menjelang panen, para petani tentu bergembira karena akan menikmati hasil panennya. Namun tidak dirasakan oleh Mian (56), warga Kampung Paya RT 12/05, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten.

Menjelang panen bulan ini, dirinya terlihat lesu lantaran tanaman padinya yang tidak lama lagi akan panen kini layu mengering.

Menurut Mian, tanaman padinya layu mengering diduga akibat terkena dampak pembakaran pabrik PT. Pundi Uniwood Industry.

“Lihat aja sama punya saya 6 petak mati semua padinya, yang lain engga kan. Malah sudah pada diambilin padinya. Saya sudah sampaikan ke pihak PT. Pundi Uniwood Industry, namun pihak PT. Pundi Uniwood Industry menyampaikan bahwa pihaknya akan memanggil pihak Dinas LH (Lingkungan Hidup), dan Dinas Pertanian untuk memastikan benar dan tidaknya dampak dari Pembakaran,” ujar Mian.

Sementara itu, Jaenudin dari Dinas Pertanian Provinsi Banten selaku Bidang Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman saat dikomfirmasi awak media, Jumat, 29 Maret 2019 mengatakan, untuk pantauan sementara tanaman padi tersebut terkena plas saja.

Hal senada dikatakan Lili dari Dinas Lingkungan Hidup Bidang Penanganan dan Penindakan belum bisa menjelaskan penyebab layunya tanaman padi tersebut. 

“Saya takut salah, nanti saya nunggu keputusan dari Kepala dulu, baru bisa menjelaskan hasilnya,” pungkasnya. 

Di tempat terpisah, Sugiarto selaku Humas PT. Pundi Uniwood Industry mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Dinas pertanian.

“Kalau hasilnya benar itu dampak dari pembakaran maka saya juga merasa prihatin dengan para petani disini..” ujarnya saat ditemui awak media di ruangan rapat kerjanya belum lama ini.

 (Say)

Facebook Comments