Kecamatan pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, porak poranda dihajar angin puting beliung dan hujan  lebat selama dua jam lebih

Sleman | derapfakta.com, Selain 3 Kecamatan yang terkena hantaman angin puting beliung, salah satunya rumah seorang nenek di Dukuh Purwobinangun Ds.Srowolan Sleman-Jogja tak luput jadi korban akibat dihantam angin puting beliung, bencana alam terjadi pada Rabu ( 13/3/2019) lalu.

Menjadi kisah memilukan bagi Siti Wailah (70) nenek yang tinggal seorang diri lantaran kedua anaknya tengah merantau di Tangerang, “Dengan Bahasa Jawa Siti Waelah (70) menerangkanPas udan deres campur angin…”awal kejadian nenek tersebut menceritakan saat hujan deras saya didalam kamar, terdengar suara kresek-kresek gemuruh dibelakang lalu saya menengok kedapur.

Ternyata rumahnya tertimpa pohon kelapa sehingga tiang-tiang serta genting ada yang menimpah tubuh saya, saya lari sebisanya keluar rumah, suana masih hujan deres campur angin,ucapnya.

Saya lari sampai saya terperosok beberapa kali, “aku ketemu wong lagi nengsawah…dan saya ketemu warga lagi diswah, dan saya lari kerumah tetangga dan saya ditolong digantiin baju, karena baju saya basah semua.

**Baca Juga Takut di Tangkap, Pasangan Mesum Lompat Dari Lantai Dua Hotel Melati Kota Tangerang

Setelah dicek oleh tetangga yang meolong saya, kepala dan kaki saya luka, selang 2 jam hujan reda dan saya di antar kerumah sakit oleh saudara untuk mendapatkan perawatan, katanya.

Setelah dijahit akibat luka dikepala, nenek teresbut tinggal sementara dirumah saudaranya yang tidak jauh dari rumah nenek Wailah, karena rumah tinggalnya hancur berantakan akibat terpaan angin kencang sehingga rumahnya tertimpa pohon kelapa.

Mbah Wailah sapaanya, merasa syukur selamat dari maut, meski rumah saya hancur saya masih bersyukur Allah masih melindungi saya, pungkasnya.

[Chandra]

Facebook Comments