Tagerang | derapfakta.com, Penemuan guci bertuliskan China itu, berawal ketika Sarmat mencangkul di lahan miliknya. Dikedalaman tak sampai satu meter, mendadak ayunan cangkulnya membentur benda keras.

Dan setelah digali lebih dalam, Sarmat menemukan sebuah guci dengan tulisan China disalah satu sisinya. Khawatir menemukan barang antik atau benda bersejarah, Sarmat segera mendatangi RT dan RW.

“Selaia menemukan sebuah guci bertuliskan China di salah satu sisinya dan satu buah piring.

Camat Nurhalim menegaskan kepada Sarmat dan warga lainnya agar tidak melakukan penggalian di lokasi ditemukannya guci. Camat Legok dibantu pihak TNI dan polisi segera mendatangi kediaman Sarmat yang menemukan guci bertuliskan karakter China di Kampung Nagrek RT 002 RW 04, Bojong Kamal, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/3/2019).

“Takutnya ini benda yang memiliki nilai sejarah, saya telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap guci dengan karakter China disalah satu sisinya ini,” kata Nurhalim selaku Camat Legok

“Kepada warga jangan melakukan penggalian terlebih dahulu sebelum datang aparatur yang berkompeten untuk melakukan pemeriksaan terhadap penemuan guci itu,” jelas Nurhalim.

Kata Nurhalim, pihaknya meminta aparatur terkait untuk segera datang ke lokasi. “Saya telah meminta aparatur terkait untuk datang ke lokasi,” jelasnya.

Hingga saat ini, Sarmat belum berani untuk menggali kembali lahan miliknya. Dia menunggu pihak berwenang untuk penjelasan lebih lanjut.

[Jc/Red]

Facebook Comments