Tangerang | derapfakta.com, Pihak Dinas Rata Ruang dan Bangunan sangat tertutup untuk masalah laporan dari masyarakat harus nya ada respon atau klarifikasi dari dinas apa lagi laporan masyarakat umum atau pun yang berbadan hukum sudah turun disposisi dari Bupati langsung untuk melakukan cek and ricek kelokasi

Kita sudah beberapa kali ke kantor Dinas Tata Ruang dan Bangunan baik kepala dinas maupun kepala bidang sebagai PPTK selalu tidak pernah ada di kantor, kita buat laporan di lindungin oleh Undang – undang KIP (keterbukaan informasi untuk publik) kita hanya ingin mempertanyakan tentang surat LSM LIPANHAM tertanggal 10 desember 2018 terkait pekerjaan Penataan Halaman dan ME Gedung Diklat Pemda.

Terkait hal tersebut, “yang kata Bupati melalui stafnya akan di fasilitasi untuk ketemu dinas untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kab Tangerang. Tapi sampai saat ini baik kepala dinas maupun kepala bidang tidak bisa di temuain kata Darussamin selaku Sekjend Lembaga Lipanham.

“Sangat jelas proyek yang menelan anggaran hampir 5 milyar ini diduga banyak kecurangan, kami dari LSM LIPANHAM meminta Bupati Tangerang segera melakukan tindakan tegas bahkan kalau bisa pemecatan terhadap kepala dinas Tata Ruang Dan Bangunan Kabupaten Tangerang” pungkasnya.

Disisi lain saat di konfirmasi ke Bupati Tangerang, staf dari kantor Bupati Mustofa mengatakan Sudah turun disposisinya ke dinas tata ruang dan bangunan no REG.0347 tgl 12 februari 2019 dan sudah diterima disposisinya di dinas tata ruang, isi disposisinya “cek & ricek kelokasi dimaksud” ungkapnya.

[Team]

Facebook Comments