Serang – derapfakta.com, Sat Reskrim Polres Serang Kota berhasil mengamankan tersangka pelaku pembunuhan, yang mayatnya ditemukan warga di semak-semak dekat kuburan pada tanggal 12 Januari 2019.

AKP Ivan Adhitira mengatakan bahwa pelaku bernama Anton (23), melakukan perbuatan keji tersebut,  karena pelaku merasa tersinggung atas perkataan korban bernama Tia (40). 

“Sebelumnya mereka sempat melakukan hubungan intim di semak-semak dekat kuburan yang berlokasi di Banjar Agung, Cipocok. Namun setelah korban mendengar pengakuan pelaku,  bahwa pelaku seorang pengangguran, tidak mempunyai tempat tinggal dan tidak mempunyai penghasilan, maka timbulah cekcok mulut,” ujar AKP Ivan Adhitira. 

Dari keterangan pelaku, keduanya berkenalan sehari sebelum kejadian, 3-1-2019,  mereka berkenalan saat keduanya berada di Angkot, lalu keduanya saling bertukar nomor hp yang berlanjut pada pertemuan berikutnya tanggal 4-1-2019.

“Pada pertemuan kedua itulah, tersangka membujuk korban untuk melakukan hubungan intim,” lanjut Kasat Reskrim. 

“Saat keduanya usai melakukan hubungan intim dan korban tau status pelaku, maka korban merasa tidak terima, hingga ahirnya terjadi cekcok mulut dan korban menghina pelaku. Akibatnya, pelaku merasa tersinggung dan khawatir teriakan korban mengundang kecurigaan warga, maka pelaku mencekik korban dengan tangan lalu mengikat leher korban dengan tali yang sebelumnya telah disiapkan,” lanjutnya. 

Pelaku meninggalkan korban dalam keadaan setengah telanjang dan pelaku sempat melucuti barang milik korban. 

Untuk menghilangkan jejak, pelaku sempat kabur ke Tambora, Jakarta Barat. Dari tangan tersangka juga diamankan 1 buah hp milik korban, 1 pasang anting milik korban dan hp milik pelaku. 

“Pelaku kita jerat dengan Pasal 339 KUHP tentang pembunuhan dan menguasai barang milik korban, dengan ancaman hukuman penjara minimal 20 tahun dan maksimal seumur hidup,” tutup Ivan Adhitira.

[HW]

Facebook Comments