Lampung Barat – Seorang oknum Kepala Sekolah disalah satu sekolahan MTS di wilayah Kabupaten Lampung Barat (Lambar), di Polisikan, oknum Kepala Sekolah MTS ini menghebohkan sekolah yang berada di Kabupaten Lampung Barat,

Para guru mengaku baru mengetahui kelakuan Kepala Sekolah setelah para orang tua siswa bersama warga dan tokoh masyarakat setempat menggeruduk sekolah itu.

Polres Lampung Barat menggelar konferensi pers kasus pencabulan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 76 E jo pasal 82 ayat (1) ayat (2) dan Ayat (4) undang-undang RI No.17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, pada Rabu (28/11/2018). Dengan tersangka Mhd (47), warga Lampung Barat yang telah mencabuli 2 korban berinisial IS dan SP yang merupakan anak didiknya sendiri.

Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi,S.Ik. didampingi Kabag Ops Kompol Mujiono dan Kasat Reskrim AKP Faria Arista,S.Kom. saat konferensi pers mengatakan, berkat laporan dari orang tua korban, Sat Reskrim berhasil menangkap 1 pelaku yakni Mhd dikediamannya tampa perlawanan.

Tersangka ditangkap telah melakukan pencabulan terhadap 2 korban yang berinisial IS dan SP murid kelas 9, usia 14 tahun, yang merupakan anak muridnya, terjadi pada Minggu (25/11/2018) di ruang Kepala Sekolah, di Kabupaten Lampung Barat.

Tersangka merupakan guru Kepala Sekolah serta Penghulu Nikah Kabupaten Lampung Barat, tersangka Minggu (25/11/18) menghubungi para korban melalui media sosial atau Facebook Messenger, pesan yang dikirim agar datang ke sekolah, ditunggu Kepala Sekolah bila tidak hadir para korban akan dikeluarkan dari sekolah, sesampainya korban di sekolah, pelaku melakukan hal-hal yang tidak sewajarnya kepada korban.

Setelah melakukan aksi bejatnya pelaku menyuruh korban kembali ke rumahnya dan melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya, kemudian pada tanggal 27 November 2018 atas laporan orang tua murid jajaran satreskrim Polres Lampung Barat melakukan upaya paksa penangkapan tersangka, saat dilakukan penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan, selanjutnya tersangka kita proses sidik dengan ancaman hukuman kurang lebih 15 tahun sesuai dengan undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ujar Kapolres.

Kini pelaku beserta barang bukti berupa 1 unit HP tipe Oppo 1201 berwarna hitam dengan lish berwarna biru dongker dengan nomor imeil 861537036776416 imeil 861537036776408, 1 buah baju lengan panjang berwarna baju dongker dengan lis merah, 1 buah celana berwarna biru dongker di amankan di satreskrim Polres Lampung Barat guna proses penyidikan lebih lanjut.(red)

[dilansir media meitrapol.com]

Facebook Comments