Tangerang – derapfakta.com, Kematian Efisien Maruao alias Ama Brand ( 33 ), yang beralamat di perumahan permata Balaraja blok A/10 no 12, RT 004/07, Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, masih menjadi teka teki, walaupun sudah di tangani oleh Polsek Balaraja, seperti diketahui bahwa kematian Efisien Maruao ( Jumat,23/11/2018 ) menuai pertanyaan yang cukup besar dari pihak keluarga korban.

Menurut keterangan kuasa hukum korban, Wardaniman Larosa SH MH CLA, menjelaskan,” Hari ini, istri korban mendapatkan panggilan sebagai saksi terkait kematian suaminya (Efisien Maruao), Kepolisian menyatakan masih dalam proses pendalaman, kami apresiasi kerja profesional Kepolisian, dan pihak Kepolisian belum memberikan hasil visum dan kamipun belum mendapatkan keterangan tentang motif apa yang di lakukan oleh terduga, kami percayakan semuanya kepada penyidik,” jelasnya dihalaman Mako Polsek Balaraja, Selasa ( 27/11/2018 ).

Kemudian Wardaniman Larosa juga menambahkan,” menurut keterangan istri korban bahwa ada luka lubang di bagian belakang kepala dan mulut yang luka, saat ini pihak kepolisian sektor Balaraja telah menahan seorang terduga berinisial (A), intinya terduga disangkakan pasal 340 KUHPidana dan pasal 338 KUHPidana ,dengan ancaman hukuman seumur hidup,” tegasnya lagi.

Sementara itu istri korban , Elin Patmawati, mengatakan,” harapan saya semuanya bisa terungkap, dan pelaku yang lainnya bisa tertangkap, saya minta pelaku dihukum seberat beratnya, kalau bisa dihukum mati,” harapnya sambil menahan isak tangis.

Saat dikonfirmasi, Pihak kepolisian sektor Balaraja dalam hal ini Panit Reskrim, Aiptu Mardi, sambil menghindar mengatakan,” itu dari kuasa hukum aja, dari kita belum ada press release,” jelasnya.

Pihak keluarga korban meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menuntaskan atau menyelesaikan perkara tersebut secepatnya, dan berharap polisi tidak tebang pilih dalam perkara ini, karena ini masalah nyawa seseorang. ( Arief)

Facebook Comments