Tangerang – derapfakta.com, Jajaran Polsek Cisoka Polresta Tangerang mengamankan SU, 45, karena diduga menganiaya EM, 35, seorang wanita yang tak lain tetangganya sendiri. Kasus penganiayaan itu terjadi di perumahan Surya Jaya Indah Blok H 11 RT 01/10, Desa Cempaka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Kamis (15/11/2018).

Pelaku menebaskan sebilah pedang hingga melukai telapak tangan kanan korban dan jari kelingkingnya. Een Mayasari (35) harus dilarikan ke klinik untuk mendapatkan pertolongan paramedis karena menderita luka pada telapak tangan dan jari kelingkingnya akibat terkena sabetan pedang pelaku.

Dikatakan Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti, SH, peristiwa itu dipicu karena pelaku tidak bisa mengendalikan emosinya tersebab antara korban dengan istri pelaku sering terlibat cekcok mulut.

“Antara pelaku dengan korban bertetangga. Diantara dua wanita itu rupanya sering terjadi cekcok mulut,” ujar Kapolsek Jumat (23/11/2018).

Rupanya, persoalan antar kaum hawa itu membuat pelaku naik pitam saat istrinya mengadu kepadanya. Pelaku pun bergegas menghampiri korban yang tak jauh jarak rumahnya dari rumah pelaku. Saat itu, pelaku pun turut membawa sebilah senjata tajam sejenis pedang.

“Saat pelaku menghampiri korban itu, diduga pelaku naik pitam dan tak bisa mengendalikan emosinya, hingga pelaku menebaskan pedang dan mengenai telapak tangan kanan korban,” jelas Kapolsek.

Usai peristiwa itu, lanjut Kapolsek, pelaku langsung melarikan diri. Namun, unit Reskrim Polsek Cisoka pun tak berdiam diri. Selang 5 hari, pelaku berhasil diamankan di tempat persembunyiannya di wilayah Jelambar, Jakarta Barat.

“Pelaku dan barang bukti sebilah pedang kemudian kami amankan ke Mapolsek Cisoka, dan atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara, tambah Kapolsek.

“Kami berharap kasus seperti ini tak terulang lagi, karena semestinya, tetangga adalah saudara kita terdekat,” imbau Kapolsek.

[Wd/red]

Facebook Comments