Baturaja – derapfakta.com, Warga Desa Battu Winangun mulai gusar dengan adanya portal jalan yang notabene di lakukan oleh warga desa lain dan sudah dua bulan lebih belum di buka, sedangkan jalan tersebut merupakan akses ke kebun mereka, menyikapi hal ini pemerintah yang sudah beberapa kali mengadakan rapat baik tingkat Desa maupun tingkat Kabupaten.

Namun hal tersebut belum mencapai titik temu, padahal menurut Kepala Desa Battu Winangun “Selamet Parida saat di hubungi media pada Rabu (21/11/2018) menerangkan bahwa pada saat rapat muspida pertama di rumah kabupaten pada tgl 12 oktober 2018 yang di hadiri oleh Bupati Oku “H.KURYANA AZIS, Ibu kapolres Oku AKBP NK WIDAYANA.S, DANDIM 0403 LETKOL ARM AGUNG WIDODO.S.SOS, Asisten 1, asisten 2, kepala Bappeda, Camat Lubuk Raja, Kabag Humas Pemda OKU dan unsur muspida serta muspika lainnya.

Bupati, jelas mengatakan bahwa “saya Bupati saja tidak bisa memportal jalan tersebut apa lagi kamu, tegas bupati kepada Zainal Arifin dan Maryanto yang juga hadir sebagai orang yang memportal jalan, kamu harus segera buka portal itu, karna kamu yang memasang”kata bupati Oku,

Hal tersebut di jelaskan juga oleh “Ibu kapolres oku bahwa “kamu harus buka portal jalan tersebut, karna menutup jalan itu ada pidana nya”, kalaupun ada permasalah tanda tangan palsu di surat hibah, silahkan laporkan ke Polisi, Ucapnya.

DANDIM juga menegaskan bahwa menutup jalan itu merupakan perbuatan melawan hukum,
dan semua yang hadir tahu tentang hal tersebut kata pak kades lagi.

di tempat terpisah “ELVIS selaku humas PT.SELO ARGO DEDALI pada saat rapat muspida di abdi praja Kab.Oku tepat nya hari jum’at tanggal 16 november 2018 mereka melalui kuasa hukum mereka.AMINUDDIN SH.mengatakan berkali-kali bahwa mereka tidak mempermasalahkan PRO dan KONTRA tambang dan tidak ada tolak tambang,tetapi mereka mempermasalahkan SURAT HIBAH TANAH JALAN.

Dalam kesempatan ini juga beberapa karyawan Pt.Selo Argo Dedali yang merupakan putra asli Desa Battu Winangun berharap agar portal tersebut segera di buka,karena mereka ingin menghidupi keluarga mereka.(Red)

Facebook Comments