Tangerangderapfakta.com, Penemuan sesosok mayat laki laki mengapung di kali cicere jadi perhatian warga sekitar, laki laki yang sudah tidak bernyawa tersebut kondisinya sudah membusuk dan di mana lubang hidung mengeluarkan cairan darah.

Laki laki yang tampa identitas tersebut dengan ciri ciri, memakai baju batik warna cream berkaos dalam kerah warna biru, rambut ikal, menggunakan celana jeans warna hitam, usia berkisaran (50) tahun, berbadan gemuk di temukan warga telungkup mengambang di atas kali.

Saksi mata menjelaskan, Sukardi (45) warga sepatan sedang berjalan di tepi kali Cicere Kp. Pisangan Cicere Rt. 005/001 Ds. Sarakan Kec. Sepatan Kab. Tangerang, mendengar teriakan Entin (35) terkejut  melihat sesosok laki laki mengambang diatas kali pada Rabu (10/10/2018) pukul 09:00.

Sukardi pun mencoba menepikan mayat yang terbawa arus tersebut dengan mengaitkan tali dengan bambu ke tepi kali, sontak warga pun berdatangan setelah mendengar ada penemuan mayat, dan salah satu warga melaporkan ke pihak Polisi Sektor Sepatan.

Kapolsek Sepatan, Kompol I Gusti mengatakan, jenazah itu diperkirakan berusia 50 tahun memiliki tinggi 165 sentimeter dan berambut ikal.

Awal jenazah itu ditemukan saat warga Kampung Pisangan RT 05/01 hendak mencuci pakaian dan curiga oleh mengapungnya yang ia kira sebuah benda dan mengeluarkan bau menyengat.

“Saksi mata melihat sesosok mayat yang terbawa arus, awalnya dikira tumpukan sampah dan mengeluarkan bau menyengat,” tutur Gusti saat dikonfirmasi.

Saat ditemukan, sambung Kapolsek, korban masih mengenakan pakaian lengkap berciri-ciri memakai baju batik, kaos dalam warna coklat dan celana jeans.

“Saksi berteriak ada mayat dengan posisi terlentang sedang terbawa arus air,” ucap Gusti. Petugas dari satuan Sektor Sepatan pun langsung mengevakuasi jenazah laki-laki itu ke RSUD Tangerang untuk di autopsi, kondisi jenazah sudah dalam kondisi membengkak dan membusuk.

“Karena ada darah keluar dari hidungnya rencananya kita autopsi untuk mengetahui lebih lanjut. Tapi sementara ini tidak ditemuka luka tanda bekas penganiayaan,” ujar Gusti.(Iyn)

Facebook Comments