Cilegonderapfakta.com, Jamhari (65) warga Link Serdag Rt/Rw 004/008 Ds.Kotabumi Kec.Purwakarta Cilegon mendapatkan surat panggilan dalam pemeriksaan oleh pihak Kepolisian Polres Cilegon dengan dugaan bahwa kakek tersebut telah melakukan penyerobotan lahan milik inisial (R) salah satu anggota parlemen Kota Cilegon.

Usai di periksa oleh pihak kepolisian Unit 1 Sat Reskrim, Jamhari mengatakan kalau pemanggilan dirinya sudah kesekian kalinya di laporkan oleh (R) ke Polres Cilegon, dengan terbata bata”Jamhari mengungkapkan kalau dirinya tetap saya akan mempertahankan hak milik bidang tanah saya sampai kapan pun.

Saya tau kalau (R) itu mengakui bidang tanah saya sejak orang tuanya menjabat menjadi Kepala Desa, dan ini penyerobotan namanya, karena dia itu mengakunya sudah memilki sertifikat, tetapi secara fakta Persil serta luas tanah yang dia miliki beda dengan persil milik tanah saya, tanah dari orang tua saya “Rebudin Ali sampai saat ini saya selaku aliwaris belum pernah merasa menjual tanah kami, ini kok (R) melaporkan saya atas tuduhan penyerobotan.

Semua berkas atas kepemilikan bidang tanah yang dia miliki (R) adalah surat akalan akalan dia saja, karena lahannya adalah fiktif dan hanya mengaku-aku tanah milik saya, lah ini kok dia bertahun tahun kekeh ingin memiliki tanah saya, ini penyerobotan namanya, dia selaku anggota dewan seharusnya tidak berakhlak seperti itu, ini sudah menzolimi kami, tutur Jamhari.

Jamhari dengan didampingi pihak pengacaranya dari Advocat BAJA (Banjir’s & Partners), Banjir Supriyatno.SH menambahkan, kami selaku kuasa hukum Jamhari akan terus berupaya untuk menyelasaikan perkara ini sampai tuntas, setelah kami pelajari dan kami kaji, Klien kami adalah ahli waris yang sah dari Bpk.Rebudin Ali selaku orang tua Jamhari dan tidak pernah merasa menjual tanah tersebut.

Semua data kami lengkap, terkait dia melaporkan klien kami atas dugaan penyerobotan lahan milik (R) itu biarkan saja, tidak lepas dari itu kami tetap menghargai pihak Kepolisisan Polres Cilegon, selaku warga yang baik kami wajib taat hukum dan harus menghadiri pemanggilan pihak polres Kota Cilegon.

Banjir menyayangkan sikap arogansi dari (R) yang sudah semena mena berlaku seperti itu kepada warganya, dan ini bagi kami selaku kuasa Hukum klien kami, akan mengupas tuntas perkara ini, penyerobotan dan tindakan penzoliman ini jangan sampai di biarkan, yang benar adalah benar dan yang salah tetaplah salah. Hukum harus di tegakan.

Team Advocat BAJA (Banjir’s & Partners)

Dan saya berharap kerjasamanya dengan pihak penegak hukum, agar perkara ini cepat selesai dan kami akan meng Komfertir dari pihak (R) untuk mengadu per-data dengan kami, ucap Banjir dengan nada geram.

Saat di konfirmasi “Brigadir. Sigit selaku anggota tim Unit 1 Sat Reskrim Polres Cilegon yang melakukan pemeriksaan terhadap terlapor, kita akan kaji setelah lakukan lidik terhadap terlapor, setelah lakukan pemeriksaan, dan kami akan melihat per-data yang dimiliki terlapor dan pelapor, tetap nanti akan melibatkan Dinas Terkait baik BPN dan lainya. kita lakukan kajian yang memiliki unsur terlapor dan pelapor, baru disitu ada titik kebenarannya, dan  untuk pak Jamhari sendiri masih tahap Lidik, pungkasnya.(H-bib)

Facebook Comments