TANGERANG KOTAderapfakta.com, Jajaran Kepolisian sektor Batuceper Polrestro Tangerang Kota berhasil meringkus dua tersangka pelaku penyalahgunaan Narkoba jenis sabu, didua tempat sekaligus di Jalan Pendidikan RT 05/03 dan di pos balai warga yang terletak di Perumahan Batuceper Permai, Jalan Intan RT 06/07, Kelurahan Batuceper, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, pada Kamis lalu (26/7/2018).

Kapolsek Batuceper Kompol Hidayat Iwan irwan SH,MH di dampingi Kasubaghumas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rohim dan Kanitreskrim Iptu Imron, melakukan press release di Mapolsek Batuceper, kepada para awak media , Rabu (01/08/2018).

Menurut Kapolsek Hidayat Iwan irwan SH,MH kejadian berawal pada, Kamis lalu jam 05.00, saat Kanitserse beserta anggota melakukan observasi wilayah (patroli rutin) menggunakan kendaraan roda dua, kemudian didapati seseorang yang mencurigakan dan anggota langsung melakukan pemeriksaan terhadapnya ,lalu didapati dalam kantong saku pelaku bungkusan plastik bening berisi sabu-sabu ,” Terang Kapolsek.

“Tersangka diketahui berinisial AHK (22), selanjutnya kami kembangkan di hari yang sama dan tanggal yang sama, kurang lebih jam 06.00, tidak jauh dari Tempat kejadian perkara (TKP) tersebut mengarah kepada pelaku lain inisial TI (23) diduga sebagai penjualnya, dari tangan tersangka berhasil diamankan kurang lebih 13 ji atau paket ukuran sedang.

Selanjutnya,dari hasil introgasi terhadap TI diakuinya barang tersebut didapat dari Cilincing Jakarta Utara inisial KBG yang saat menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). Berbekal informasi tersebut, Kanitserse saya perintahkan mengejar pelaku di duga sebagai Bandar (BD) tersebut.
Dengan membawa pelaku TI lanjut Kapolsek, anggota melakukan observasi di wilayah Cilincing Jakarta Utara, pelaku kita bawa dengan tidak di borgol,saat diperjalanan pelaku berusaha dan mencoba melarikan diri. Tak mau ambil resiko,anggota melakukan tembakan peringatan namun tersangka tidak mengindahkan, akhirnya anggota melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan tersangka TI menggunakan timah panas,” Terang Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, belum tertangkapnya jaringan atas lainnya lantaran TI begitu mengetahui AHK ditangkap,pelaku menghapus semua kontak Handphonenya. Pelaku TI mengaku sudah sekitar 4 bulan mengedarkan barang haram tersebut yanh konsumenya wilayah batu ceper dan sekitarnya.

Kedua tersangka harus bertanggung jawab Atas perbuatanya dengan ancaman (AHK) 5 sampai 10 Tahun penjara, dan (TI) seumur hidup akibat melanggar pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) dan pasal 114 ayat (2) serta pasal 112 ayat (2), UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. ( RD )

Facebook Comments