Derap fakta– Tangerang, Pihak Karang Taruna Desa Takagasari sidak ke PT. PANARUB Kec.Cikupa yang membuka cabang di Desa Talagasari disunyalir meninggalkan masalah dengan lingkungan, hari ini Panarub telah mengirimkan karyawan baru sekitar 200 orang lebih, tanpa ada satu pun warga talagasari yang di berdayakan ini yang menjadi sebuah pertanyaan, menurut “Wawan.

Ketua Karang Taruna Talagasari WAWAN Dan Dewa Cheif Securiti Pt.Panarub
Ketua Karang Taruna Talagasari WAWAN SULAEMAN-REKANAN, Dan Dewa Cheif Securiti Pt.Panarub

Sebagai Ketua Karang Taruna sendiri “Wawan Sulaeman, Pada (7/2/2018) pukul 09.00 wib melakukan sidak ke PT Panarub, berdasarkan laporan warga bahwa di PT Panarub ada aktivitas kerja, ternyata laporan itu benarkan oleh Wawan selaku ketua Karang Taruna.

Wawan menjelaskan, ada sekitar 200 lebih karyawan baru di tempatkan di situ, Sebut saja (Jaelani) salah satu pekerja yang tidak mau di sebutkan namanya, mengakui ia adalah karyawan baru yang di tempatkan di Panarub Talagasari, sementara pihak manajemen melakukan klarifikasi bahwa karyawan yg hari ini bekerja adalah pindahan dari Panarub Sukanegara, tapi hal itu tetap di mata warga selaku warga sekitar tidak mendapatkan kebijakan dari  pihak manajemen Pt.Panarub yang tidak juga tidak koordinasi dengan lingkungan terutama pemerintah Desa.

setelah dikonfirmasikan ke pihak perwakilan pemerintah desa Talagasari Bpk Didi supriadi membenarkan bahwa Panarub tidak ada koordinasi. Sama sekali dengan Desa.

Sedangkan dari Wawan saat ke pihak PT.Panarub hanya bertemu dengan “Dewa selaku Chief Securiti, di utus dari pihak management Panarub untuk mediasi dengan kadatangan dari pihak Karang Taruna Talagasari, Pengakuan yang didapatkan dari perwakilan Panarub, bahwa karyawan yang baru itu hasil dari karyawan yang mendaftar minggu lalu, kata Dewa..

Wawan menyimpulkan, tindakan dari pihak Panarub sudah lakukan pelanggaran dengan adanya tidak melaksanakan komitmen yang sebelumnya di buat termasuk tidak tanggung jawab menuju sosial lingkungan, itu termasuk diabaikan, kenapa saya bilang begitu, kata “wawan, dari warga kami yang ikut melamar/tes bekisaran 40 pelamar tidak satu pun yang diterima, jelas ini ada indikasi rekrutment fee.

Wawan , menambahkan berharap pihak PT.Panrub memperioritaskan warga lingkungan, karena kita memicu perogram pemerintah untuk lakukan Otonomi Daerah, Pungkasnya.(jumadi)

Facebook Comments