Derap fakta – Purwakarta, Dua proyek yang diduga bermasalah, menurut satu pejabat di Dinas Cipta Karya, dibangun oleh PT Putra Cipariuk Mandiri. Perusahaan itu adalah milik Haji Aming salah satu kandidat Wakil Bupati Purwakarta.

Kepala Bidang Tata Bangunan Dian tandriansyah menjelaskan ketika di wawanacarai di ruang kerjanya hari ini (2/3).”Memang dana sudah tersedia 100%, tapi pekerjaan belum selesai 100%.”

Dua proyek yang sedang mendapat sorotan BPK adalah pembangunan Masjid di Cikopo senilai Rp 38 miliar, Dan pembangunan Trotoar senilai Rp 13 miliar, Kedua proyek itu kontraktornya Aming, yang sekarang sedang mengikuti Pilkada sebagai calon Wakil Bupati.

Sebelumnya, Ketua Gapensi Purwakarta Arief Rakhman menjelaskan, persoalan pembangunan Masjid Cikopo karena panitia tender memenangkan perusahaan yang tidak memenuhi syarat, Jadi proyek ini dirancang sejak awal agar salah, sehingga mudah untuk dikorupsi, “Persoalan dua proyek itu pasti pada kualitas bangunan yang tidak memadai. Kita bisa melihat, masalah itu muncul ya karena sejak awal memang direkayasa.”

Arief menegaskan,”Terutama yang membangun masjid di Cikopo, perusahaannya tidak memenuhi standar kualifikasi. Makanya mundur,” kata Arief.

Arief menambahkan, untuk membangun proyek di atas Rp 20 miliar maka kelas perusahaannya mesti M besar. “Perusahaan sekelas itu, saat menggarap proyek masti ada beberapa persyaratan penting. Seperti, tenaga ahli, ada manajemen risiko, ada SOP soal jaminan keselamatan kerja,” katanya.

Sementara itu, Dian ketika ditanya kenapa perusahaanyang tidak layak bisa menang tender, pihaknya menghindar. “Itu bukan kewenangan kami,”katanya. Menurutnya, penetapan pemenang lelang ada di panitia lelang. Ada di tangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Hingga berita ini diturunkan, Aming belum bisa diwawancara. Tim liputan Derap fakta terus berupaya meminta keterangan dari Aming.(red)

Facebook Comments