Cilegon | derapfakta.com, Chandra Asri kembali menggelar kegiatan rutin tahunan dalam rangka meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana yaitu Community Awareness, kegiatan rutin tahunan ini memiliki tujuan untuk memberikan wawasan mengenai keberadaan jalur pipa gas perusahaan di wilayah pemukiman warga demi mengurasi risiko dan dampak yang ditimbulkan dari bahaya jalur pipa gas.

Kegiatan ini melibatkan segenap masyarakat di sekitar jalur pipa perusahaan, karyawan, dan juga para stakeholder di sekitar kawasan perusahaan. Kegiatan Community Awareness tahun ini memiliki  tema “Membangun Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Keberadaan dan Keamanan Masyarakat Jalur Pipa Gas Industri”.

Kegiatan Community Awareness terkait jalur pipa gas ethylene diselenggarakan pada Rabu, 31 Maret 2021 berlokasi di Lapangan Futsal Brown, Ciwandan. Peserta dari kegiatan Community Awareness ini merupakan warga yang bermukim di sekitar jalur pipa gas yang melintasi Kampung Gambiran, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan.

Seperti yang disampaikan oleh perwakilan dari departemen Corporate Social Responsibility (CSR) Wawan Mulyana PT Chandra Asri menyampaikan, kegiatan sosialisasi pada hari ini terkait jalur pipa gas ethylene ini dimana agar warga yang bermukim di sekitar jalur pipa gas perusahaan dapat mengetahui bahaya serta himbauan mengenai aktivitas yang dilarang untuk dilakukan di sekitar jalur pipa seperti menanam tanaman keras, membuat galian, hingga mendirikan bangunan, ucap Wawan.

Bersama masyarakat sekitar, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh KAPOLSEK Ciwandan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Asosiasi Pemilik Pipa Industri (ASPEPI), dan perwakilan dari Kecamatan Ciwandan.

Para perwakilan yang hadir tersebut serentak mendukung kegiatan Community Awareness yang dilakukan secara rutin oleh perusahaan dan menghimbau masyarakat untuk turut mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan di area jalur pipa gas industri.

Hal ini ditujukan untuk menghindari hal yang tidak dinginkan terjadi seperti terjadinya kecelakan atau bencana industri yang disebabkan oleh pipa gas tersebut. Para stakeholder wilayah Ciwandan mengharapkan masyarakat untuk memahami hal yang dilarang keras di area jalur pipa gas karena Ciwandan yang mayoritas merupakan industri kimia juga menyimpan potensi bencana yang dapat mengancam seluruh masyarakat di sekitar kawasan industri, terang Wawan Mulyana.

Sementara Sumartono dari departemen Safety, Health, and Environment (SHE) dari PT. Chandra Asri menambahkan, dengan kegiatan ini berharap bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat atau warga sekitar, terkait hal yang boleh dan tidak boleh untuk dilakukan di sekitar jalur pipa gas karena pada kenyataanya masih sering ditemukan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat di sekitar jalur pipa gas seperti mendirikan bangunan.

Untuk itu, perusahaan akan terus memantau dan melakukan inspeksi rutin jika ada pelanggaran yang terjadi, tutupnya.

(Syt)

Facebook Comments