Kab. Tangerang | derapfakta.com- Proyek Renovasi/Perbaikan Ruang Paten Pelayanan Kecamatan Solear, di sorot Kepala Investigasi DPP Lembaga Investigasi Negara (LIN). Kamis (01/04/21).

Menurut Kepala Investigas DPP LIN Usup, proyek yang bersumber dari APBD 2021 Kecamatan Solear ini bernilai Rp.199.440.000, yang sedang dikerjakan oleh pihak ketiga CV. Humama, dengan masa waktu pelaksanaan 30 hari kalender.

Usup menduga pekerjaan tersebut tidak sesuai spesifikasi karena terlihat pada ukuran besi hollo/hollow untuk pekerjaan pemasangan kerangka plafon gypsum ruang paten pelayanan Kec. Solear.

“Sesuai hasil investigasi kami, ucap Usup,” besi hollow saat saya cek berukuran 3×3, sedangkan standarnya yang saya ketahui 4×4, karena besi hollow itu untuk menopang beban gypsum nya, hal ini akan saya laporkan baik lisan maupun tulisan guna kalarifikasi. Sesuai atau tidak dengan spek yang sudah direncanakan oleh pihak Kecamatan solear.” jelas Usup kepada derapfakta.com di lokasi pekerjaan. Kamis (01/04)

Tidak hanya itu, dirinya juga menduga pihak rekanan CV Humama telah mengurangi ketebalan besi hollow tersebut, dikatakan Usup bahwa ukuran besi itu KW alias besi hollow banci.

Sementara itu, Yadi salah satu pekerja pemasangan kerangka besi hollow menjelaskan, bahwa pemasangan besi Hollow nya berukuran 3×3 dan bukan 4×4 seperti dikatakan usup, sedangkan untuk ketebalannya berukuran 0,3 dan bukan 0,4. Dan Yadi pun membenarkan bahwa besi hollow tersebut adalah besi berukuran banci.

“Iya pak, ukurannya memang 3×3 bukan 4×4 dan juga ketebalan nya 0,3 bukan 0,4, karena memang besi banci. Soalnya kita belinya di matrial, malah kalau kita beli di pabrik ukurannya 0,2. Saya hanya pekerja pak, kalau pemborongnya bernama hamdan,” Jelasnya kepada Usup saat dirinya dimintai keterangan.

Sampai berita ini ditayangakan, pihak rekanan CV. Humama dan Kecamatan Solear melalui kasi ekbang belum dapat dimintai keterangan, bahkan terkesan tertutup.

(Yudi)

Facebook Comments