Tangerang | derapfakta.com, Berdasarkan hasil investigasi team lembaga Giat Peduli Lingkungan Indonesia (GPL Indonesia) dilokasi menemukan ada dugaan pembuangan dan penimbunan Limbah B3 (Bahan Berbahaya & Beracun) Medis RS dan Limbah B3 lainnya yang diduga dilakukan oleh PT. Sinergi Empat Sekawan, Limbah B3 tersebut sangat berbahaya terhadap kesehatan manusia dan berdampak buruk terhadap ingkungan hidup.
Lokasi tersebut yang terletak di wilayah Kp. Dumpit, Kel. Gandasari, Kec. Jatiuwung, Kota Tangerang, dengan hal tersebut dibenarkan oleh Ayi Abullah.SH selaku ketua umum LSM GPL Indonesia.

Saat dikonfirmasi oleh derapfakta.com, Ayi Abudllah.SH menyatakan, perlu kami beritahukan atas temuan team kami dilapangan, dengan atas dasar adanya tindakan membuang dan menimbun Limbah B3 (Bahan Berbahaya & Beracun) di lingkungan terbuka sudah bertentangan dengan UU 32/2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Lembaga kami akan segera berkoordinasi dengan GAKKUM-KLHK sekaligus mengantarkan surat Permohonan Pengaduan/Laporan Pemeriksaan dan Penindakan terhadap PT. SINERGI EMPAT SEKAWAN sesuai dengan Peraturan Per-Undang – undangan yang berlaku baik secara perdata ataupun pidana, ucap Ayi.

Foto : Ayi Abdullah ( Ketua Umum LSM GPL Indonesia )

Negara kita adalah Negara Hukum, setiap orang baik perorangan ataupun badan hukum memiliki persamaan dimata hukum, ucap peria asal NTB tersebut.

Kami akan meminta kepada GAKKUM-KLHK agar PT. SINERGI EMPAT SEKAWAN melakukan Clean Up atau pemulihan kembali terhadap lingkungan yang sudah tercemar oleh Limbah B3 yang telah dibuang dan di timbun sembarangan di lingkungan terbuka selama ini, supaya tidak berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan hidup.

Menurut informasi yang kami dapat bahwa dari berbagai narasumber bahwa PT. SINERGI EMPAT SEKAWAN namanya baru dan lagi dalam tahap proses permohonanan perijinannya di KLHK dengan menggunakan lokasi tersebut sebagai syarat permohonan perijinannya, imbuhnya lagi.

Poin yang menjadi perhatian buat kami dari GPL INDONESIA terhadap proses permohonan peijinan PT. SINERGI EMPAT SEKAWAN, saat ini di Bidang Pelayanan Perijinan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), kami akan minta untuk tidak di proses perijinannya dan segera meninjau kembali lokasi yang diajukan oleh PT. SINERGI EMPAT SEKAWAN sebagai syarat Penyimpanan Limbah B3 sementara, ucapnya.

Dan dengan ihwal tersebut kami sudah melayangkan surat dengan Nomor : 01/PMH/GPL INDONESIA/III/2021, Perihal : Pengaduan / Laporan Pemeriksaan & Penindakan, dugaan perbuatan melawan Hukum atas pembuangan dan penimbunan Limbsh B3 (Bahan Berbahaya & Beracun) secara langsung di lingkungan terbukan dan di dalam tanah, tutupnya.

(Team-red)

Facebook Comments