Tangerang | derapfakta.com, Aliansi Lembaga Swadaya masyarakat Tangerang Raya (ALTAR) mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang yang memanggil 406 saksi dalam kasus dugaan penyimpangan dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tapos Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang.

Ahmad Suhud selaku Direktur Eksekutif LSM BP2A2N yang juga tergabung dalam ALTAR mengatakan, pemanggilan terhadap ratusan Keluarga Penerimaan Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) ini untuk didengar dan diperiksa keterangan sebagai saksi terhadap dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh oknum pendamping PKH yang ada di Kabupaten Tangerang khususnya di Desa Tapos Kecamatan Tigaraksa.

“Hal ini juga yang pernah di sampaikan oleh Pak Nana Lukmana Kasi Intel kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang bahwa kasus ini terus dilakukan pemeriksaan, dan kami pun tetap mengawal kasus yang sama yang kami laporkan di Desa Sukamanah Kecamatan Rajeg, ucap Ahmad Suhud kepada derapfakta.com, Senin (15/3/2021).

Dan hari ini lanjut Suhud, ada sekitar 406 saksi Keluarga Penerimaan Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tapos yang dipanggil oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa Tangerang untuk dimintai keterangan.

“Hari ini pihak Kejari Kabupaten Tangerang meminta bantuan kepada Kades Tapos untuk memanggil ratusan saksi penerima PKH untuk diperiksa oleh pihak Kejari di SDN Tapos Gardu, berdasarkan surat permohonan bantuan nomor: B-57/ M.6.12/Fd.1/03/2021,” ujar Suhud.

Diketahui, panggilan ratusan saksi penerima PKH itu tertuang dalam surat yang dilayangkan oleh pihak Kejari Tigaraksa Tangerang dengan nomor: SP-58/M.6.12/Fd.1/03/2021 perihal sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana Korupsi bantuan dana PKH tahun 2018, 2019 Kecamatan Tigaraksa.

Hal itu berdasarkan surat perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang nomor: Print-26/M.6.12/Fd.1/09/2020 tanggal 23 September 2020, sementara ratusan saksi itu diminta untuk membawa KTP, KK, Buku Tabungan dan ATM.

(YudiP).

Facebook Comments