Jawilan | derapfakta.com, Kegiatan Pengurugan Tanah merah di Kampung Mandung Inpres Rt 016/002, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Terlihat Mengganggu fasilitas umum atau Pengguna Jalan, di duga belum mengantongi ijin Hal itu di Katakan oleh pihak Aparat Desa Aceng.

” kami dari pihak desa belum tau dan tidak di kasi tau, apalagi peruntukan apa kami tidak bisa jawab, biasanya kalu mau ada kegiatan sebelumnya ngasih tau dulu kalu yang sudah” katanya.

Di lokasi senada di katakan oleh Badan permusawaratan Desa (BPD) Aspada ” kami juga dari pihak BPD tidak di kasih tau mau ada kegiatan pengurugan, di sambung oleh RW 002 Bani, di tanya soal mengganggu tidak adanya kegiatan urugan di lingkungannya “Mengganggu Sih!, Belum lagi jatuhan tanahnya sangat mengganggu pengguna jalan” Ungkapnya.

Di ketahui pengelola urugan tanah merah, Ahmad Kebo, Saat mau di konfirmasi Awak Media selalu menghindar, Sampai berita ini di tayangkan Pihak pengelola belum bisa di Konfirmasi,

Kepada Pemerintah Setempat agar segera menertibkan pengusaha urugan di Kampung mandung Inpres yang di duga tidak mengikuti aturan yang berlaku .

(Syt/Red)

Facebook Comments