Kab.Tangerang|derapfakta.com– Keberadaan pembangunan perumahaan The Essenstiels yang berada di Desa Daru Kecamatan Jambe, dipinta Gilbert owner dari PT. Megapolis Urbanindo Sejahtera, untuk ditindak tegas perijinannya.

Dirinya merasa keberatan atas pembangunan perumahan itu, dikarenakan sebagian lahan yang akan di bangun Perumahan The Essential Daru itu diduga adalah milik PT. Megapolis Urbanindo Sejahtera sesuai Izin Lokasi (IL) milikinya yang belum kadarluasa

” Izin lokasi (IL) kita masih belum jatuh tempo, dan sebagian lahan masih punya kita, tapi mereka ini masuk sudah mulai jualan, bahkan sudah bangun beberapa rumah. Nah kalau IL ini punya saya, tidak mungkin mereka dapat SPH baik dari desa maupun yang lainnya, sebab masih ada Izin lokasi (IL) saya disana. “Kata Gilbert melalui sambungan Telephone WhastApp. Selasa, (09/3/2021) malam.

Disinggung penjualan, kata Gilbert, pihak The Essentiels hanya sebatas kwitansi atau pembelian di bawah tangan, otomatis landasan dasarnya pasti tidak ada mereka ajukan perizinan sebagai Developer Perumahan.

“Nah ini kenapa dia bisa bangun rumahnya, bisa jualan juga, apa itu tidak menyulitkan konsumen yang sudah bayar, “Katanya.

Lanjut Gilbert, “Kita merasa keberatan, sebab lahan kita di dalam Masterplan dia itu tanpa izin tanpa permisi. Intinya boleh dikatakan itu bangunannya ilegal, penjualanya pun juga tidak memenuhi syarat sebagai seorang Developer.” Jelas Gilbert

Owner PT. Megapolis Urbanindo Sejahtera berharap tim Wasdal DTRB Kabupaten Tangerang dapat melakukan sesuatu kepada pengembang (Developer) Pembangunan Perumahan The Essentiels Daru itu, baik berupa Penertiban atau Penyegelan, karena dianggap telah melanggar Peraturan yang ada.

“Saya harap tim Wasdal DTRB bisa lakukan sesuatu karena ini sudah pasti melanggar Peraturan, jadi tim Wasdal harus lakukan sesuatu dong untuk menertibkan atau penyegelan. “Harap Gilbert.

(yudi).

Facebook Comments