Kab.Tangerang | derapfakta.com, Aktifitas pembangunan perumahan The Essentiels Desa Daru Kecamatan Jambe tercatat tidak mengantongi izin dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut dijelaskan Samir selaku Sekdes Daru Kec. Jambe mengutarakan bahwa PT. Individwa Repah Kreasi (The Essentiels-red) belum mengantongi izin dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.

**** BACA JUGA DPD KNPI Kabupaten Tangerang, Fajrul Haque: Menanggapi soal Islah DPP

“Untuk aktifitas pembangunan perumahan The Essentiels atas nama PT. Individwa Repah Kreasi, saya katakan belum memiliki izin sampai saat ini. Mereka telah membangun beberapa unit rumah yang sudah berdiri di atas Surat Keputusan (SK), Izin lokasi (IL) milik PT. Megapolis Urbanindo Sejahtera yang akan di bebaskan (Ploting) seluas 45 hektar.” Kata Samir di Food Court Bizpoint Selasa (9/3/21) Waktu setempat.

Lanjut Sekdes Samir lebih dalam lagi menjelaskan,” PT. Megapolis Urbanindo Sejahtera memang baru 6 hektar yamg dikuasai atau sudah dibebaskan. Dan Izin lokasi (IL) yang sebelumnya dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) masih berlaku hingga Juni 2021 mendatang. Artinya PT. Megapolis Urbanindo Sejahtera masih mempunyai hak atas tanah yang akan di bebaskan seluas 45 hektar itu.” Jelasnya.

Masih kata Samir,” Padahal pembangunan perumahan The Essentiels itu sudah pernah di tegur 2 kali oleh desa, bahkan hingga penyetopan aktifitas pembangunannya.” Tambahnya

Diberitakan sebelumnya, pihak PT. Megapolis Urbanindo Sejahtera telah mengadukan persoalan itu kepada Pemkab Tangerang melalui Dinas Tata Ruang & Bangunan (DTRB) Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) terkait dengan persoalan itu.

**** BACA JUGA Keluarga Korban Pencabulan di Jawilan, Minta Pelaku di Hukum Berat

Sementara itu, Gilbert selaku Owner Pengembang (Developer) PT. Megapolis Urbanindo Sejahtera bersama tim legalnya berharap adanya upaya tindakan tegas dari Pemkab Tangerang terhadap aktifitas pembangunan perumahan The Essentiels Daru.

“Saya rasa Izin Lokasi (IL) PT. Megapolis Urbanindo Sejahtera dilokasi tersebut masih berlaku hingga Juni 2021, dengan ploting seluas 45 Hektar. “kata Gilbert melalui Percakapan WhatsApp, Selasa, (09/3/2021).

Dijelaskan nya, PT. Megapolis Urbanindo Sejahtera masih memiliki hak dan kewenangan untuk melaksanakan pembebasan lahan di Desa Daru Kecamatan Jambe itu sesuai SK seluas 45 Hektare.

“Saya harap adanya tindakan tegas yang dilakukan oleh Pemkab Tangerang sesuai Peraturan dan Perundang undangan yang berlaku terhadap pengembang perumahan The Essentiels Daru itu,” Harapnya.

(YudiP)

Facebook Comments