Kab.Tangerang | derapfakta.com, Beberapa aktivis di Kecamatan Solear mengeluhkan minimnya armada angkutan sampah diwilayahnya. Pasalnya dari beberapa titik TPST yang ada sudah tidak dapat menampung sampah dari perumahan, ditambah rusaknya armada pengangkut sampah milik Kec.Solear.

Usup salah satu aktivis tersebut mengkritisi lantaran tidak optimalnya pengangkutan sampah diwilayah Kecamatan Solear, khususnya pada Sampah-sampah yang berasal dari perumahan.

**** BACA JUGA Keluarga Korban Pencabulan di Jawilan, Minta Pelaku di Hukum Berat

“Solear ini kekurangan armada angkutan sampah, meski ada namun tidak optimal, dilihat Solear ini banyak Perumahan perumahan yang saya lihat TPST nya sudah tidak maksimal menampung bekas sampah dari warga perumahan,” jelas usup kepada awak media di kantor Kecamatan Solear, Rabu (10/03/21).

Dikatakan Usup lebih dalam, dari 7 Desa yang berada di Kecamatan Solear, 5 diantaranya telah berdiri Perumahan baik itu Cluster ataupun Rumah bersubsidi.

“Disini ada 7 Desa yang sudah berdiri perumahan yaitu di Desa Cikasungka, Cikuya, Solear, Pasanggrahan, Munjul, dan 1 Desa baru mau berdiri di Desa Cirendeu, lalu 1 lagi tidak ada di Desa Cikareo.” Jelas Usup menjelaskan.

**** BACA JUGA Perumahan The Essentiels Tak Berizin, Ini Kata Sekdes Daru dan Owner PT. Golden Megapolis

Saat dipertanyakan terkait armada sampah Kecamatan yang rusak, dirinya menduga bahwa armada sampah tersebut terlihat sudah rusak sekitar 1 tahun yang lalu, namun soal sudah ada pengajuan peremajaan atau belum, dirinya belum menanyakan kepada Camat Solear yang sekarang.

“Saya menduga armada sampah yang rusak patah chasis di belakang kantor kecamatana itu sudah terbengkalai sekitar 1 tahun an yang lalu, namun saya belum menanyakan sudah ada peremajaan atau belum, hal ini akan saya tanya ke Camat baik lisan maupun pesan singkat (WhatsApp),” Ucapnya.

(YudiP)

Facebook Comments