Tangerang |derapfakta.com, sebagai kepala desa Cikareo Abdul Azid, dirinya harus memberikan rasa tenang kepada warganya agar tidak takut dan ragu untuk divaksin. Menurutnya, vaksin COVID-19 ini bukan hal yang harus ditakuti tapi justru harus menjadi bagian penting untuk memutus mata rantai Covid-19, ucapnya kepada derapfakta.com, Kamis (4/3/2021).

“Memang sebelum vaksin ada rasa was-was, tapi Alhamdulillah setelah di vaksin COVID-19 ada rasa tenang dalam diri saya, karena saya sudah mendapatkan daya tahan dan imun tubuh yang lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

**** BACA JUGA Satpol PP Kabupaten Tangerang, Segera Panggil Pemilik Bangunan Ruko 4 Lantai di Cisoka

Kades Cikareo A. Azid mengaku tidak merasakan dampak yang berarti setelah disuntik vaksin COVID-19, hanya sedikit terasa seperti sengal atau pegal. Namun menurutnya hal ini merupakan efek yang wajar, karena hampir semua orang yang telah menerima suntikan vaksin COVID-19 ini pasti akan merasakan hal yang sama.

“Semua ini saya lakukan semata-mata hanya ingin memberikan semangat dan contoh kepada warga saya, jika vaksin ini tidak berbahaya selama kita menjawab jujur setiap pertanyaan petugas kesehatan perihal data-data riwayat penyakit kita. Untuk itu saya menghimbau kepada warga saya dan yang lainnya agar tidak takut untuk di suntik vaksin COVID-19 dan harus terima,” katanya.

**** BACA JUGA Puskesmas Cikuya, Kades Cikuya Kecamatan Solear Hari Ini Di Suntik Vaksinasi

Sementara itu, Camat Solear Sony Karsan mengapresiasi sikap yang di tunjukkan seluruh kepala desa diwilayah kecamatan Solear, karena mampu memberikan teladan bagi warganya untuk membantu pemerintah mensukseskan program vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Cikuya.

“Selaku Camat, tentu saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi sikap kepala desa yang ada diwilayah Kec. Solear, karena apa yang dilakukan pemimpin desa itu untuk mempercepat langkah-langkah efektif Komunikasi nya, sehingga pesan itu lebih mudah tersampaikan dari contoh dan teladan yang sudah ada,” kata Sony Karsan.

Dia menilai langkah-langkah seperti inilah yang diperlukan semua pihak untuk membangun ketenangan di masyarakat, sehingga aparatur di level paling bawah pun seperti Kepala Desa, RT dan RW harus mampu memberikan rasa tenang dan tauladan di wilayahnya masing-masing agar pandemi ini bisa cepat berakhir.

(Putri) .

Facebook Comments