Tangerang | derapfakta.com, Adanya dugaan penimbunan puluhan drum bahan bakar minyak (BBM) di sebuah gedung bekas pabrik yang sudah lama tak beroperasi di jalan raya Serang KM 22 kampung Kawidaran desa Cibadak Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang, mendapat sorotan publik.

Pada laman berita sebelumnya yang sudah diinformasikan ke Pejabat tertinggi Polri wilayah Hukum Polresta Tangerang, Kapolres Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro melalui pesan WhatsApp mengatakan akan segera ditindaklanjuti terkait informasi yang disampaikan.

Terimakasih informasinya, nanti saya teruskan informasi ini ke Reskrim untuk di cek lokasi,” ucap Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro pada Rabu (17/2/2021).

**** BACA JUGA Ditemukan Puluhan Drum BBM Ilegal di Pabrik Kosong, Diduga Hasil Curah Mobil Pertamina

Ditempat terpisah, Aliansi Lembaga Tangerang Raya (ALTAR) turut serta menyoroti adanya oknum yang melakukan penimbunan puluhan drum BBM di lokasi itu tanpa memiliki izin resmi

Menurut ALTAR, melalui Taslim Wirawan selaku ketua umum LSM Seroeja Indonesia mengatakan, adanya penampungan puluhan drum BBM illegal itu, pihak kepolisian harus cepat bertindak tegas, pasalnya itu sudah jelas melanggar aturan dan juga merugikan pihak Pertamina.

Foto : Taslim Wirawan Ketua Umum LSM Seroeja

“Jadi terkait timbunan BBM illegal itu ranahnya pihak kepolisian, pihak kepolisian jangan berdiam diri dan jangan sampai juga menjadi bekingan terhadap oknum oknum tertentu,” tegasnya, Kamis (18/2/2021).

Dikatakannya, pihak kepolisian yang punya wilayah hukum itu yang harus cepat bertindak dan ini wilayah Kawidaran masuk wilayah hukum Polsek Cikupa dan berkoordinasi dengan pihak Polresta yang lebih tinggi.

“Saya harap penegakan Hukum harus tegas, inikan terkait BBM illegal, seharusnya BBM itu disalurkan ditempat yang sudah ditentukan, ini malah dibuang secara ilegal,” kata Taslim.

Bicara illegal, artinya melanggar Hukum, bicara Hukum, harus ditegakkan Hukum, jangan sampai ada yang namanya kebal Hukum, Equality before the law, tambahnya lagi.

Foto : Ahmad Suhud selaku Direktur Eksekutif LSM BP2A2N
Foto : Ahmad Suhud selaku Direktur Eksekutif LSM BP2A2N

Masih ALTAR, Sementara Ahmad Suhud selaku Direktur Eksekutif LSM BP2A2N menambahkan, apa yang di sampaikan rekan kita kanda Taslim itu benar, tidak hanya penimbunan BBM nya saja, terkait bangunan yang dipakai oleh oknum itu, pihak Pemerintah Daerah juga harus melakukan kroscek, apakah bangunan itu berIMB atau tidak, kalau tidak harus dibongkar, jangan sampai disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Jadi saya tekan kan juga, pemerintah harus cepat tanggap terkait informasi dari rekan-rekan selaku sosial kontrol, tutupnya.

(Team).

Facebook Comments