Tangerang | derapfakta.com, Kembali Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Independen Antikorupsi ( LSM BIAK ) melayangkan surat permohonan klarifikasi kepada sebuah perusahaan yang berlokasi di kawasan industri karet II jalan raya Moh Toha KM 7 No 21 Keret Sepatan Kabupaten Tangerang Banten.

Sesuai dengan surat permohonan klarifikasi dengan nomor 700/11/Biak/II/2021 yang dilayangkan oleh lembaga antikorupsi itu ditujukan kepada PT Sinar Utama Jaya Abadi yang dugaan perusahaan tersebut belum mengantongi izin usaha industri serta sejumlah izin lain dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Saat di temui, Ketua LSM Biak Abdul Rafid SH dalam surat permohonannya mengatakan, berdasarkan hasil investigasi tim LSM Biak dan laporan masyarakat terkait adanya kegiatan proses produksi dan seluruh rangkaian kegiatan operasional perusahaan tersebut, diduga kuat belum mengantongi izin industri dan perizinan lainnya.

**** BACA JUGA Bangunan Ruko 4 Lantai Di Cisoka, Diduga Tidak Ber-IMB, Ini Kata Camat Cisoka

“Menindaklanjuti hasil investigasi tim dan sejumlah laporan dari masyarakat adanya dugaan bahwa perusahaan itu belum mengantongi izin,” ungkap ketua LSM Biak Abdul Rafid SH kepa derapfakta.com, Rabu (17/2/2021).

Dijelaskannya, terkait dugaan itu pihaknya meminta penjelasan kepada pihak perusahaan secara langsung atas dugaan itu agar dapat mengakomodir kepentingan masyarakat yang lebih luas serta kenyamanan pihak perusahaan dalam menjalankan usaha di Kabupaten Tangerang serta terciptanya kondusivitas dalam semua aspek.

**** BACA JUGA Ditemukan Puluhan Drum BBM di Pabrik Kosong, Diduga Hasil Curah Mobil Pertamina

“Ada beberapa dugaan izin yang belum dikantongi diantaranya, izin usaha industri, IMB, izin analisa dampak lingkungan yang UKL – UPL yang fungsinya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, rekomendasi dari Dishub Kabupaten Tangerang, Peil Banjir, surat SK SLF (Sertifikat Lalk Fungsi) terhadap bangunan industri yang dimiliki, dan izin penggunaan air tanah, tutupnya.

(YudiP/Red)

Facebook Comments