Tangerang | derapfakta.caom, Diketahui usai membuka laporan pengaduan terkait korban dugaan tindakan pemaksaan aborsi yang dilakukan oleh oknum dokter di Tangerang, Korban LYP (25) gadis asal balaraja tersebut telah memenuhi panggilan oleh pihak Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) dengan nomor Registrasi 23/P/MKDKI/VII/2020, pada Rabu (3/2/2021) lalu.

Dilanjutkan korban pun meneruskan laporan pengaduan di Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tangerang dengan kasus yang sama terkait oknum dokter (AD) yang notabene adalah kekasihnya dengan dugaan memaksa melakukan aborsi terhadapnya pada bulan April 2020 di sebuah tempat kost LYP di bilangan Rawa Buntu Serpong Tangsel pada April 2020 lalu.

**** BACA JUGA Kasus Aborsi Paksa Oleh Oknum Dokter di Tangerang, Kini Buka Laporan Ke Pihak IDI Kota Tangerang

Sementara saat dikonfirmasi, Ketua IDI Kota Tangerang, Emma Agustini mengatakan, dirinya sudah menerima surat pengaduan sejak empat hari yang lalu, dan kami langsung tembuskan dsn dalam pembahasan pihak bidang Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI cabang Banten, terangnya pada Senin (15/2/2021)

Dalam pembahasan tersebut, langkah selanjutnya berencana akan melakukan pemanggilan terhadap dokter AD yang diduga melakukan tindakan aborsi tersebut.

**** BACA JUGA Diduga Oknum Biro Jasa Pengurusan Stnk di Cikande Tipu Puluhan Konsumen

“Kini laporan tersebut dalam pembahasan kami, dan selanjutkan akan melakukan pemanggilan terhadap (AD), ucapnya.

Kendati demikian, Emma belum dapat memastikan kapan dokter tersebut untuk dilakukan pemanggilan. Kendati, berkas kasus tersebut baru masuk ke Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK).

Jadi tetap akan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkuta, tandasnya.

(Ryan-Team)

Facebook Comments