Cikande | derapfakta.com, Oknum pemilik biro jasa (Bj) pengurusan surat surat kendaraan dipolisikan oleh puluhan konsumennya, adalah Arf (42) oknum Bj ini diduga melakukan penipuan terhadap Puluhan Korban Warga Cikande dan sekitarnya yang sedang mengurus dokumen Surat Kendraan bermotor kepadanya.

Hal itu terungkap, saat beberapa konsumennya merasa Jengkel dengan janji janji Arf yang tidak kunjung selesai dalam pengurusan dokumen surat surat kendaraan yang ia kerjakan.

Bahkan ada konsumen dalam pengurusan surat kendaraan sampai 8 bulan lebih tidak kunjung selesai, puncaknya Jumat (12/02/21) beberapa konsumen mengadukan hal tersebut ke pihak kepolisian (Polsek Cikande – Red), dan oknum Arf pun menghilang di hubungi lewat hp sudah sudah tidak aktif lagi, kios bj nya pun tutup.

Puluhan konsumen yang dirugikan salah satunya Raiz menceritakan kepada awak media di kediamannya perum Cikande Permai Desa Cikande Permai Kecamatan Cikande.

Raiz turut menjadi korban oleh oknum pemilik biro jasa wijaya family berlokasi di perum Cikande Permai menuturkan mengalami kerugian 5 juta Rupiah.

“saya menggunakan biro jasa untuk pembayaran pajak stnk tahunan, biaya nya 5.000.000 ( lima juta rupiah ) sudah berikut jasa nya, dijanjikan dalam seminggu selesai, tapi ketika saya tanya, kata nya belum jadi meskipun sudah lewat dari seminggu ” ujar Raiz.

” korban sekitar 20 konsumen kemungkinan bertambah, malah kami inisiatif buat grup wathsapp sesama korban, agar bisa saling memberi informasi, untuk kerugian uang para korban yang terdata sudah mencapai ratusan juta rupiah, karena tarif kepengguna biro jasa ini kan berbeda beda, maka jumlah nya ini sudah kami total totalin mencapai ratusan juta ” tukas raiz kembali.

Raiz kembali menambahkan bahw salah satu dari puluhan korban telah melaporkan ke polsek Cikande dan berharap oknum pemilik biro jasa Ini ditangkap dan diproses hukum karena Arf ini sudah kabur, no hpnya pun sudah tidak aktif, kiosnya sekarang malah tutup , dan berharap uang kami kembali bila pelaku tertangkap” ujar Raiz mengakhiri.

Pantau awak media kios yang berada di perum cikande permai ini tampak tutup hanya terlihat spanduk di depan kios nya, awak media mencoba menghubungi nomernya yang tertera di spanduk kios namun sudah tidak aktif.

(syt)

Facebook Comments