Tangerang | derapfakta.com, AD (28) yang berprofesi sebagai dokter di salah satu RSUD di Kota Tangerang – Banten diduga paksa sang kekasih berinisial LYP (24) warga Balaraja Kabupaten Tangerang untuk menggugurkan kandungan, lantaran telah dihamilinya.

Saat diwawancara, LYP mengaku telah menolak untuk tidak menggugurkan kehamilan yang diperkirakan baru berusia 2 (dua) bulan, AD memaksa dengan alasan tertentu hingga LYP mengikuti kehendaknya.

**** BACA JUGA Edan….!!, Diduga Oknum Dokter di Tangerang Paksa Gugurkan Kandungan Pacarnya

Dalam kronologinya LYP mengatakan, “Kejadian ini terjadi di tempat kosan saya di Serpong Kota Tangerang – Banten pada 2020 lalu. sebelumnya saya disuruh untuk mencari obat penggugur kandungan,” ucapnya.

**** BACA JUGA Dugaan Aborsi Paksa Oleh Oknum Dokter di Tangerang, Keluarga Korban Hadiri Sidang Tertutup MKDKI Jakarta

lanjutnya,” Selama 3 hari saya mencari obat tersebut, namun saya tidak mendapatkannya, akhirnya obat tersebut didapatkan oleh pacar (AD-red) saya dan menyuruh saya mengambil obat ditempat ia bekerja (RSIA DD-red),” kata LYP saat diwawancara derapfakta.com, Rabu (03/02/21) di Gedung Konsul Kedokteran Indonesia.

**** BACA JUGA Oknum Dokter Pelaku Dugaan Aborsi Di Tangerang, Ternyata Tugas Di RSIA Jatiuwung

LYP mengaku, hal tersebut ia lakukan lantaran dirinya dihamili olehnya.” Namun AD tidak ada niatan untuk bertanggung jawab, makanya kami laporkan pacar saya ke KKI (Konsul Kedokteran Indonesia) didampangi kuasa hukum kami untuk menuntut keadilan” ucapnya usai melakukan sidang pertama.

Hal tersebut dibenarkan oleh kuasa Hukum korban, Oktavianus SH, ia mengatakan, “Dokter AD memang bekerja di RSIA DD Jatiuwung Kota Tangerang, saat korban LYP menceritakan kepada kami kronologinya seperti itu” kata Oktavianus di hari yang sama.

Lanjutnya,”Saat kami berusaha mengkonfirmasi dengan mendatangi RSIA Dokter AD bekerja, pihak RSIA mengatakan bahwa Dokter AD sudah tidak bekerja kembali (Risent-red). Dan sampai saat ini kami los kontak, namun dengan pengacara AD kami masih berkomunikasi.” tuturnya kepada awak media.

(Yd/Ryan)

Facebook Comments