Tangerang | derapfakta.com, Tumpukan sampah yang menimbulkan tidak sedap serta mengeluarkan cairan yang mengalir ke anak sungai cikolear atau warga sekitar menyebut kali sasak.

Tumpukan sampah tersebut terkesan dibiarkan oleh pihak Desa Pesangrahan dan kecamatan Solear.

Sebelum nya pernah dikonfirmasi terkait sampah tersebut, Reni selaku kasi pengangkutan sampah DLHK Kab. Tangerang sebulan 23 Desember 2020 yang lalu menyampaikan, itu sampah adalah kewenangan pihak pemerintah Desa dan Camat setempat, karena tumpukan sampah ini letaknya di jalan desa bukan jalan utama, jadi bukan wewenang kami, ucapnya.

Semantara Ahmad Suhud selaku Direktur Eksekutif LSM BP2A2N dan juga salah satu dari DPP Aliansi Lembaga Tangerang Raya (ALTAR) menyoroti tumpukan sampah yang ada di jalan cibogo kp. Ciparanje Rt. 1/2 Ds. Pesangrahan Kec. Solear mengatakan, pada 28 Januari 2021 bulan lalu memang saya melintas di Jl. Cobogo dan benar kalau disitu ada tumpukan sampah bahkan berserakan kejalan, juga menimbulkan bau, ucap suhud.

Menutur keterangan warga pun mengatakan, kalau sampah itu sudah lama sehingga menimbulkan bau, inika musim penghujan, dampak tumpukan sampah tersebut selain bau, timbulnya sumber penyakit, dan tumpukan sampah tersebut letak nya juga tidak jauh dari kali, ini bisa menyumbat aliran kali dan bisa berdampak bau.

Kalau ini dibiarkan, bisa juga menjadi perkembangan nyamuk malaria, yang jelas masyarakat kena dampaknya, tambah Suhud.

Padahal itu pernah menjadi pembahasan pada beberapa bulan yang lalu, hingga pihak DLHK yang disampaikan kasi angkutan sampah, dan tidak mungkin aspirasi kami sabagai kontrol sosial tidak disampaikan ke pihak Desa maupun kecamatan, terangnya.

Dan hingga kini tumpukan sampah tersebut masih menumpuk, jadi pihak Desa dan kecamatan jangan terkesan tutup mata.

Tumpukan sampah itu juga sangat mengganggu pandangan serta menimbulkan bau yang menyengat hal ini tidak baik pula untuk kesehatan
Maka Pemerintah setempat di minta agar segera mengangkut tumpukan sampah tersebut untuk dibawa dan dibuang kepada tempat pembuangan sampah sementara stay akhir, karena pemerintah kecamatan itu sudah ada memiliki pasilitas truck sampah, tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tampak tumpukan sampah belum di bersihkan.

(Ryan-red)

Facebook Comments