Tangerang | derapfakta.com, Beredarnya foto dua orang yang tengah menyeret se ekor anjing dijalan raya dengan seutas tali seling, sontak menjadi ke aman dara banyak pihak orang yang melihatnya.

Setelah diselusuri awak media derapfakta.com, insiden dua pelaku yang tengah menyeret se ekor anjing tersebut di Jl. Raya Pasir Randu Ds. Kadu Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang.

Saat diwawancarai, Heri Suprianto warga Ds. Kadu Rt. 04/03 membenarkan bahwa foto yang tersebut di medsos itu anjing kesayanganya, Heri meneteskan air mata saat tersiar foto insiden pelaku pencurian Hewan peliharaanya yang tengah seret dua orang pengendara motor, hewan peliharaan kesayanganya yang sudah 15 tahun dipeliharanya.

Heri menjelaskan, waktu pagi pukul 7 saya buka pintu gerbang, si Atam panggilan anjingnya itu keluar ikut saya buka pintu gerbang, saya pikir anjing saya memang tidak pernah keluar jauh, ucapnya pada Senin (1/2/2021).

Selang tidak lama ada orang lewat teriak, koh itu kayak nya anjing mu lagi di seret orang, saya langsung cari anjing saya, dan panggil Atam.. Atam…, tapi tidak ada, karena kalau saya panggil Atam dia langsung lari nyamperin saya, terang Heri.

Karena anjing saya tidak ada, setelah itu saya langsung mencari Anjing saya pakai motor namun tidak ketemu, atas dasar kejadian itu saya melaporkan ke polsek curug namun laporan ditolak karena tak bisa memperlihatkan dan membawa bukti kepemilikan atas anjing tersebut.

Kemudian Heri pemilik anjng tersebut membuat status di Facebook “Sedih saya melihat Anjing dijerat orang”
Dan ternyata beredar luas pula dimedia sosial perihal pencurian anjing tersebut salah satunya di akun Facebook About Tangerang, dan saya berkomentar bahwa itu anjing saya,dan saya meminta bantuan kepada para Netizen.

Kalau melihat caption foto itu jarak dari tempat saya kurang lebih 1 kilo meter, ini bener-bener pelaku sudah melakukan penyiksaan, terangnya lagi.

Melihat kejadian tersebut
Setelah Ramai di Media sosial, kemudian Heri pemilik anjing tersebut didatangi dari Yayasan Nata Satwa Kemang Jakarta Selatan.

Icha perwakilan yayasan tersebut akan membantu Heri untuk pencarian dan juga akan buka laporan polisi perihal penganiayaan atas hewan yang menimpa anjing milik Heri.

Saya berharap untuk siap pun, jangan sampai kita melakukan yang sifatnya menyiksa binatang apapun, karena itu ada Undang-undang nya dipasal 302 KUHP pidana Perlindungan serta penegakan hukum terhadap pelaku penganiayaan hewan.

Ahmad Suhud selaku Direktur Eksekutif LSM BP2A2N yang mewakili Aliansi Lembaga Tangerang Raya (ALTAR) menambahkan, kami sangat mengapresiasi langkah Yayasan Nata Satwa atas tindakan cepat yang akan buka laporan polisi perihal penganiayaan terhadap Hewan peliharaan milik bapak Heri yang sudah Dirawatnya selama 15 tahun, terang Suhud.

Atas permintaan Saudara Heri kami pun diminta bantuan untuk membantu dan mencari bila ada informasi keberadaannya,sebagai bentuk kepedulian kami pun meminta kepada anggota kami bila ada informasi agar segera mengabarkan Ucap Suhud.

(Ryan)

Facebook Comments