Tangerang | derapfakta.com, Terkait maraknya berita dibeberapa media online di wilayah Tangerang-Banten terkait dugaan oknum dokter yang menggugurkan kandugan secara paksa terhadap kekasihnya LYP (25) Warga Kec.Balaraja Kab.Tagerang, Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat Tangerang Raya turut menyorti kasus tersebut.

Seperti yang disampaikan team ALTAR, Ahmad Suhud selaku direktur exsekutif LSM BP2A2N menyampaikan, sangat miris jika ini terjadi, kami berharap pelaku agar oknum dokter tersebut di proses secara hukum dan bila punya izin praktik meminta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencabut izin tersebut, hal ini jelas tak sesuai dengan tugas pokok dan Fungsi daripada Dokter, ini merupakan pelanggaran yang luar biasa bahkan bisa kena Pidana bila terbukti, ucapnya pada Jumat (29/1/2021).

Foto : Ahmad Suhud selaku Direktur Eksekutif LSM BP2A2N
Foto : Ahmad Suhud selaku Direktur Eksekutif LSM BP2A2N

Saya mengapresiasi untuk orang tuanya melakukan tindakan untuk meminta keadilan, dan kabarnya sudah di dampingi pihak pegacaranya.

**** BACA JUGA Edan….!!, Diduga Oknum Dokter di Tangerang Paksa Gugurkan Kandungan Pacarnya

Kami minta pihak penegak hukum, IDI agar memproses oknum dokter tersebut, karena sudah merusak citra dunia kedokteran dan kesehatan yang selama ini sudah berupaya bekerja dengan maksimal dalam. Menanggulangi Covid-19, ucapnya.

Semetara Taslim wirawa selaku ketua umum LSM Seroeja meambahka, tingginya nilai pendidikan tidak semata mata tinggi juga nilai moral dan Adab seseorang, seharusnya seorang Dokter yang menjadi panutan banyak orang akan keberhasilanya menjadikan suritauladan dan contoh yang baik bagi masyarakat, dan seorang dokter yang di sumpah itu untuk menjadi juru selamat bagi banyak orang, bukan menjadi seorang yang mempunyai mental biadab dengan perbuatan keji seperti itu, ucapya.

Foto : Taslim Wirawan Ketua Umum LSM Seroeja

Bila ini terjadi, hendaknya IDI langsung mencopot gelar Dokternya dan pihak yang berwajib segera memproses dia secepatnya, agar hukum bisa tegak sesuai dengan pungsinya.

Aborsi itu bersiko tinggi, dampaknya bisa menghilangkan nyawa seseorang, dengan apa yang dilakukan oleh ibu LDA selaku orang tua, kami medukung penuh dengan melaporkan ke IDI dan menempuh jalur Hukum, tutupnya.

(Ryan-Red)

Facebook Comments