Tangerang | derapfakta.com, Terkait kegiatan rehab di dua SDN di kecamatan Tigaraksa yakni SDN Pete dan SDN Kelapa Dua I dinilai penggunaan anggaran untuk rehab dinilai cukup fanstastic, dari pantauan awak media dilapangan untuk pembangunan rehab didua SDN tersebut yang dilaksanakan oleh DTRB Kab.Tangerang ada ketimpangan sayang tidak sesuai fakta dilapangan dan ini menjadi sorotan forum Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat Tangerang Raya (ALTAR).

dimana untuk anggaran peruntukan rehab SDN Pete senilai Rp. 485.000.000,- APBD TA Anggaran 2020 yang pelaksananya dari CV.Karya Piranti, untuk rehab 3 ruang kelas dengan masa 70 hari kalender, sedangkan untuk anggaran rehab SDN Kelapa I senilai Rp. 497.000.000,- APBD TA Anggaran 2020 yang pelaksananya dari CV.Nu Alus Design dengan masa 70 hari kalender, untuk rehab 4 ruang kelas dan ruang kantor.

Dengan hal tersebut adanya hal tersebut, forum Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat Tangerang Raya ( ALTAR ) melayangkan surat konfirmasi terkait tersebut.

Ahmad Suhud Selaku Direktur Exsekutif LSM BP2A2N membenarkan terkait ALTAR telah melayangkan surat surat konfirmasi, saya dan rekan-rekan dari ALTAR mempertanyakan terkait penggunaan anggaran di dua SDN di wilayah Kec.Tigaraksa, disini kita melihat untuk rehab SDN Pete dimana untuk rehab 3 ruang kelas menelan anggaran hampir 500jt, itu untuk 3 ruang kelas.

Dan kita bisa bandingkan, untuk rehab SDN Kelapa I Kec.Tigaraksa nilai anggaran tidak jauh selisih dengan anggaran rehab SDN Pete, maka dari itu kami dari ALTAR ada indikasi penggelembungan anggaran, ucapnya pada Selasa (12/1/2021).

Sementara Taslim selaku ketua umum LSM Seroeja menambahkan, anggaran untuk rehab yang dilaksanakan oleh DTRB Kab.Tangerang ini sekelas untuk rehab namun menelan anggaran yangf cukup fanstastic sekali, secara kasat mata aja kita bisa bandingkan di kegiatan rehab didua SDN di Kec.Tigaraksa, Untuk anggaran SDN Pete tiga ruang kelas senilai Rp. 485.000.000,-, ingat ya ini anggaran SDN Pete untuk tiga ruang kelas, tegasnya.

Di teruskan, ”Nah untuk SDN Kelapa I Kec.Tigaraksa menelan anggaran Rp. 497.000.000,- untuk rehab empat ruang kelas dan di tambah ruang kantor, ini perbedaannya sangat jauh, jadi saya harapkan untuk Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kab.Tangerang mengkaji ulang terkait anggaran yang sudah di kucurkan untuk rehab di dua SDN di Kec.Tigaraksa, jadi jangan main-main dengan menggunakan anggaran APBD, itu uang hasil pajak masyarakat Tangerang, ucapnya.

Jadi kita tunggu tanggapan surat kami dari forum Aliansi Lembaga Tangerang Raya (ALTAR) dari pihak DTRB, tutupnya.

(Ryan-red)

Facebook Comments