Serang | derapfakta.com, Seorang janda tua yang ditinggal mati oleh suaminya, harus menanggung beban keluarga dengan dua orang anak perempuan yang menjadi tanggung jawabnya.

Sartiah (50), warga Kampung Sampih, Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, sejak ditinggal mati oleh suaminya beberapa tahun yang lalu, berusaha menghidupi kedua anaknya Eti (12) dan Enah (9), dengan cara mengumpulkan barang bekas dan botol air mineral, untuk ditukarkan dengan sejumlah uang.(Jumat 18 Desember 2029).

Mengetahui hal tersebut, Koramil 0219/Cikande memberikan bantuan saluran listrik kepada keluarga Sartiah.

“Berdasarkan laporan Babinsa wilayah Ibu Sartiah, kondisi rumahnya memang sudah sangat tidak layak huni, bahkan untuk lampu penerangan saja, keluarga tersebut tidak punya,” ujar Danramil Cikande Kapten Inf Sudarsono.

Setelah dilakukan survey ke rumah Ibu Sartiah, Danramil Cikande berinisiatif memberikan bantuan lampu penerangan.

“Tadi pagi sudah kami pasang instalasi listrik dirumahnya, ini memang hanya sekedar saja, yang penting keluarga tersebut memperoleh penerangan saat malam hari,” ungkap Danramil.

Dirinya menambahkan, bahwa pihak Koramil 0219/Cikande akan membantu dalam pembelian token listrik Ibu Sartiah, selain itu juga rencananya Koramil 0219/Cikande akan mencari donatur yang bisa membantu memperbaiki rumah yang tidak layak huni tersebut.

“Semoga apa yang sudah kita lakukan, dapat menjadi pemicu bagi orang-orang lain, agar dapat sedikit membantu meringankan beban keluarga Ibu Sartiah,” pungkas Kapten Inf Sudarsono.

>HWs

Facebook Comments