Cikande | derapfakta.com, Jalan raya nasional dipenuhi tanah berceceran akibat ada aktivitas proyek pengurugan. Tanah yang memenuhi jalan nasional itu hanya tampak di jalur yang mengarah ke Cikande dan sebaliknya, tepatnya di desa Parigi kecamatan Cikande, tanah berceceran itu menempel di jalan. Aspal hitam yang biasanya terlihat nyaris rata tertutup tanah. Sabtu 12/12/2020

Truk pengangkut tanah di lokasi pengurugan memang melintas di jalan tersebut, kondisi jalan jadi berdebu karena dipenuhi tanah yang berceceran.

Imam salah satu pengguna jalan saat hendak mengisi bensin kendaraannya di pom mini seberang proyek urugan mengatakan, sangat mengganggu perjalannya karena tanah urugan hampir menutupi jalan, ” Ya pak tiap hari melintas saya terganggu jalannya bergelombang karena jalan banyak tanah jatuhan dari truk tanah ditambah lagi pandangan berkurang karena debu” ujar Imam kepada awak media.

Pantauan awak media lokasi urugan memang terlihat beberapa orang menyingkirkan tanah tepat di dekat lokasi masuk proyek pengurugan, namun seharusnya petugas khusus pemungut tanah yang tercecer hendaknya di perbanyak mengingat ceceran tanah kering terlihat semakin banyak.

Ceceran tanah yang menempel di jalan tersebut menjadi keras bila cuaca panas menimbulkan debu mengganggu pernafasan dan daya pandang berkurang, dan bila cuaca hujan akan licin, bagi Pengguna jalan mesti ekstra hati-hati jika melintasi jalan nasional Cikande tersebut.

(Syt)

Facebook Comments