Tangerang | derapfakta.com, Lanjutan pembangunan relokasi Puskesmas Legok Tahap 2 yang di menangkan oleh PT PRIMA GRAHA UTAMA dengan nilai anggara 3.762.385.000 dari APBD 2020 , namun sangat ironis pada saat pengerjaan proyek berlangsung, terlihat para pekerja mengabaikan K3 dimana yang jelas-jelas itu salah satu sarat mutlak ketika tender di laksanakan.

Hal ini ungkapkan dan sekaligus menjadi sorotan LSM Lipanham, melalui sekjend nya Darusamin mengatakan, kelalaian entah unsur dlswngaja pihak pekerja tidak memperhatikan keselamatan dalam bekerja, bisa juga ini adalah di sebabkan oleh lemahnya pengawasan dari DTRB Kab Tangerang, ucap Darusamin pada Minggu (15/11/2020).

Sejak beberapa hari ini, kami selalu kroscek kita lihat para pekerja sama sekali tidak menggunakan K3, bahkan ada yang tidak memakai alas kaki (sendal), dan aneh nya tidak satu pun pengawas PPTK atau PPK yang datang pada saat pengerjaan berlangsung, jelasnya.

Akan berdampak pekerjaan proyek tersebut bisa asal jadi, karena akibat dari kurang nya pengawasan, jadi para pekerja seenaknya memasukan puing sisa bongkaran dan hebell bekas ke halaman dan langsungsung cor, tambah Darusamin.

Kita sangat menyayangkan, setiap proyek dari DTRB selalu manjadi temuan yang sama, yakni lemahnya pengawasan dari pihak mereka, maka jangan heran jika setiap proyek yang ada hasilnya terkesan asal jadi, jika agunan yang terkesan asal jadi pasti tidak akan bertahan lama, jelas ini sudah merugikan pemerintah daerah, karena anggara tersebut hasil dari PAD dari masyarakat, tutupnya.

Facebook Comments