Tangerang | derapfakta.com, Ditengah pengawasan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 , hingga PSBB pun di galakan di wilayah Kabupaten Tangerang hingga kini penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) agar masyarakat benar-benar mentaatin himbauan tersebut.

Namun himbauan pemerintah untuk masyarakat dalam mentaati adanya Adaptasi Kebiasaan Baru untuk menjadi acuan namun diduga dilanggar oleh Karang Taruna Desa Taban Kec. Jambe.

Pasalnya, dimana pemerintah menyerukan kepada masyarakat untuk memerangi penyebaran Covid-19, Karang Taruna Ds. Taban malah sebaliknya membuat kegiatan turnamen sepak bola Karang Taruna CUP 2020 tanpa melakukan koordinasi atau izin kepihak terkait.

Hingga pada akhirnya, kegiatan yang di mulai dari tanggal 24 oktober dan pada Sabtu 31 Oktober 2020 acara turnamen tersebut dibubarkan oleh Binamas Polsek Tigaraksa.

Smentara dilain tempat, dari tim Batok Kidul FC (BKFC) Desa Batok Kecamatan Tenjo kabupaten Bogor yang di pimpin manager Tim Bung Sutardi atau biasa di sapa Okay datang ke Kantor DPC Labpas kecamatan Jambe untuk meminta bantuan terkait pertanggungan jawaban Para panitia, dimana pada hari ini jadwal tim mereka yang akan bertanding.

Namun dalam hal ini, Karang Taruna Desa Taban sebagai pelaksana kegiatan tidak ada yang bisa dihubungi saat mereka sudah dilapangan, ucap Okay.

Kedatangan BKFC menuntut kerugian baik material dan immateril dari proses pendaftaran dan akan menuntut ganti rugi belanja pemain, karena ketua panitia sebelumnya menyampaikan dan klaim kondusif sesuai prosedur acara tersebut.

Bila tidak bertanggung jawab atas kerugian kami, kami akan ambil langkah Hukum, ucap Okay.

Sementara Ahmad Suhud sebagai ketua Lapbas kecamatan Jambe menyampaikan, benar kami menerima dengan baik kedatangan dan aduan Tim BKFC, dan terkait hal ini akan segera bangun komunikasi dengan para panitia agar mereka tanggung jawab dengan terjadinya hal ini.

Menurut saya sich sangat menyayangkan pihak panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan turnamen. Dalam situasi seperti ini, semua tau pemerintah sedang bekerja keras untuk pencegahan Covid -19 dan juga PSBB, dan ini masih diterapkan namun hal ini tak diindahkan oleh panitia penyelenggara, terang Suhud.

Semoga hal ini tidak terulang kembali, tutupnya.

Saat di Konfirmasi melalui via WhatsApp (WA), Kapolsek Tigaraksa Kompol Sumaedi, benar terkait kegiatan turnamen yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Ds. Taban, mengingat situasi tengah PSBB, kami berikan himbauan kepada pihaknya, kalau kegiatan tersebut agar ditunda, dan panitiapun mengerti atas himbauan yang kami sampaikan, ucapnya.

(Ryan-red)

Facebook Comments