Cibadak lebak | derapfakta.com, Sebuah toko yang diduga menjual obat – obatan terlarang jenis tramadol dan eksimer, berlokasi di kampung Daleum Desa Kadu Agung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak ditutup paksa warga setempat. Sabtu (31/10/20).

Keberadaan toko tersebut tidak hanya meresahkan warga tetapi juga berdekatan dengan pondok pesantren Nurul Huda asuhan KH. Rafiudin tokoh ulama Lebak yang dikenal kharismatik.

Ketika awak media konfirmasi terkait keberadaan toko obat berkedok kosmetik tersebut lewat pesan singkat whatsapps (WA), pengasuh pondok pesantren Nurul Huda KH. Rafiudin mengatakan, dirinya tidak tau bila selama ini ada toko yang menjual obat – obatan terlarang dekat dengan lokasi pesantren yang diasuhnya.

Mohon maaf bapak lagi sakit, bapak baru datang dari jawa tadi shubuh, kaitan penangkapan bapak kurang apal karena jarak penangkapan sekitar 400 meter dari pesantren, jadi saat kejadian bapak lagi berobat dulu ke dokter, saya anaknya pak kiyai,” ujar kyai membalas WA yang diwakili putranya.

Menurut pengakuan warga, sebenarnya keberadaan toko kosmetik yang dijaga oleh HS tersebut sudah dicurigai warga sejak lama. Kekhawatiran warga tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya toko kosmetik itu sering didatangi oleh pemuda tanggung dengan gelagat yang mencurigakan.

“Sudah lama warga curiga, setelah diintai dan ditelusuri, ternyata mereka menjual Tramadol dan Eksimer, “ ujar H. Sureys salah seorang warga Kampung Daleum kepada awak media.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Lebak AKP. Hilman saat dikonfirmasi awak media terkait permasalahan ini, melalui saluran Whatsappnya membenarkan kejadian penggerebekan toko obat oleh warga Kaduangung tersebut.

“Lagi kita proses dan pendalaman,” pungkasnya singkat.

(Red)

Facebook Comments