Cikande | derapfakta.com, Terkait adanya pemberitaan 10 media online serang timur yang mempublish peristiwa penolakan masyarakat terhadap bantuan yang diberikan PT. Frans Putra Textil, Ketua Persatuan Wartawan Serang Timur (Perwast), Angga ikut angkat bicara. Senin 19 Oktober 2020.

Semua informasi dan isi berita kami bisa kami pertanggung jawabkan,” ujar Angga.

Ditambahkan Angga, ia mewakili 10 media online yang tergabung dalam organisasi Perwast tidak terima atas pemberitaan media Online “Serangtimur.co.id terkait Klarifikasi ” PT. Frans Putra Textile, pembagian sembako kepada masyarakat merupakan bentuk kepedulian” karena Perwast menganggap media tersebut sudah menyudutkan pemberitaan 10 media yang memberitakan peristiwa tersebut, dengan mengatakan dalam rilis beritanya bahwa informasi yang dipublish tidak sesuai fakta dilapangan.

Saat dikonfirmasi tentang berita klarifikasi yang di terbitkan media online serangtimur.co.id kepada pihak perusahaan PT. Frans Putra Textile, melalui Humasnya Muhayat mengatakan.

Bahwa, pihak perusahaan sampai detik ini belum memberikan klarifikasi kepada pihak lain apa lagi kepada media online serangtimur.co.id, bahkan pihak bos perusahaan belum menentukan waktu terkait berita 10 media online untuk berjumpa atau klarifikasi.

“berita yang diterbit kan oleh media Serangtimur.co.id adalah tidak benar” terang humas

Tokoh masyarakat Cibeureum juga ikut angkat bicara (Kang Uci) ” Berita dari 10 media Online itu benar adanya dan fakta, Akan tetapi berita yang di terbitkan oleh media online serangtimur.co.id. adalah HOAX” ucapnya.

Serta tokoh pemuda Cibeureum (Munir) juga ikut ambil andil untuk bicara” Pemberitaan dari media online Serangtimur.co.id. itu yang HOAX.

“Pembagian sembako ke warga memang bener bahkan warga kembalikan lagi ke perusahaan, dan masalah air emang layak buat cuci motor tapi untuk di konsumsi tidak layak sama sekali” jelas munir.

(Red)

Facebook Comments