Tangerang | derapfakta.com, RUU Cipta Kerja yang di sahkan DPR menjadi UU Cipta kerja dalam paripurna tanggal 05 oktober 2020 Fbs Nikeuba bersama KSBSI kembali turun kejalan untuk melakukan aksi damai ke DPRD kabupaten Tangerang. selasa, 13/10/2020.

Eko Sutarno ketua DPC Fbs Nikeuba mengatakan kepada wartawan demo kali ini kita menuntut karena tim tripartit tidak diakomodir dalam uu cipta kerja klaster ketenagakerjaan dan bahwa uu cipta kerja klaster ketenagakerjaan sangat mendegradasi hak-hak dasar buruh jika dibandingkan dengan uu no. 13 tahun 2013 tentang ketenagakerjaan.

Kita berorasi dari Citra Raya menuju kantor DPRD Kab.Tangerang, dan masih menuntut agar PKWT /kontrak kerja tanpa batas, Outsourcing diperluas tanpa batas jenis usaha, upah dan pengupahan diturunkan serta besar pesangon diturunkan.

Bukan itu saja dewan eksekutif nasional konfederasi serikat buruh seluruh indonesia melalui kadin dan apindo selaku tim pengusaha tanggal 10 s/d 23 juli 2020 telah sepakat dengan tim serikat pekerja / serikat buruh untuk tetap sesuai eksisting.

Dan kita membuat aksi demo hari ini kta membawa massa sekitar 2000 orang karena kita akan menyapaikan sikap untuk mengintruksikan kepada seluruh jajaran ksbsi dan 10 federasi afiliasi untuk melakukan aksi unjuk raksa pada tanggal 12 s/d 16 oktober 2020 didaerah masing-masing, pungkasnya.

Tayangan Visual DERAP Tv

Kita juga menolak pengesahan ruu cipta kerja menjadi uu dan mendesak presiden menerbitkan perppu pembatalan uu cipta kerja Serta melakukan judicial review uu cipta kerja terhadap uud 1945 ke mahkamah konstitusi. Ujarnya

Ryan

Facebook Comments