Serang Kota | derapfakta.com, Diduga akan menarik mobil konsumen yang dilakukan rombongan mata elang (matel), yang akan menimbulkan keributan meluas, respon cepat Polsek Serang Polres Serang Kota Polda Banten dipimpin langsung Wakapolsek Serang AKP Dibyo, Perwira Pengendali (Pawas) Ipda Irwan, Kanit Reskrim Polsek Serang Ipda Rian dan anggota Reskrim Polsek Serang langsung mendatangi lokasi kejadian di depan hotel Nunian Tamansari Kota Aerang. Jumat (02/10/20).

Tatan (23) pemilik mobil sedan yang bertempat tinggal di wilayah serang timur ini di tahan mobilnya saat hendak pulang seusai acara rapat buruh disalah satu hotel di Tamansari Kota Serang.

Sempat terjadi cekcok karena mobil tersebut akan tarik dan diamankan dulu di kantor (laesing – red) serang, menurut sumber bahwa pemilik mobil sudah menunggak lama cicilannya, ” kamu ini belum bayar angsuran mobil , ayo ikut saya ke kantor bawa mobilnya ” ucap matel dengan nada keras.

Menurut Tatan dan 2 rekan kerja nya bahwa mobilnya mau ditarik karena belum membayar angsurannya, ” Ya pak, mobil saya mau ditarik , tapi matel gak mau ngakuin kalau dia bilang mau ditarik , saya sendiri tahu kalau dia bilang mau ditarik pak ” tukas Tatan pemilik mobil.

Selanjutnya mobil yang diperebutkan ini tertahan di lokasi parkir depan hotel oleh rombongan matel orang yang mengatasnamakan dari kantor salah satu leasing diwilayah Serang , akhirnya pemilik mobil menelpon kakaknya untuk datang tamansari kota serang.

Sekitar pukul 20.00 wib yang ditunggu datang kelokasi, dan kembali terjadi adu argumen antara matel (debt collektor- red) dengan kakak pemilik mobil, didampingi 2 rekan wartawan ini Tatan memberi kunci mobil sedannya dan langsung dibawa pulang, namun tatan beserta 6 rekannya tertahan termasuk satu awak media, karena rombongan matel ini menginginkan mobil yang dibawa pergi balik lagi ke lokasi.

Situasi semakin memanas karena rombongan matel ( debtcoll) memanggil rekan rekannya, ” mana anggota keluar semua ! Mobil dibawa kabur mana anggota merapat!! ” ucap salah satu matel (debt collektor).

Situasi yang tidak kondusif karena massa semakin bertambah dan dikhawatirkan terjadinya keributan meluas, wartawan memutuskan menelpon ke Humas Polres Kota Serang untuk dilanjuti ke petugas piket resmob polres serang kota.

Respon cepat Polsek Serang Polres Serang Kota langsung mendatangi titik laporan, dua mobil dari Polsek Serang ini tiba dilokasi keributan saat kedua belah pihak ini saling adu argumennya.

Polisi bertindak tegas dan menghimbau untuk tidak berkerumun serta tidak melakukan keributan diwilayah hukumnya, ” Bubar semua! jangan bikin keributan di wilayah kami, ini masih pandemi jangan berkerumun, harap semua meninggalkan lokasi ” tegas Anggota berpakaian preman dari Polres serang kota.

Akhirnya berkat respon cepat kepolisian dari Polres Serang dan polsek situasi dapat dikendalikan dengan kondusif dan tidak terjadi keributan yang meluas.

(syt)

Facebook Comments