Tangerang |derapfakta.com, Dinilai lemahnya pengawasan dari Dina Bina Marga Kab. Tangerang diduga penyebab terjadinya indikasi kecurangan yang banyak di lakukan para pihak kontraktor selaku pihak ketiga dalam melaksanakan pembangunan fisik diwilayah Kabupaten Tangerang, dari hasil kajian LSM LipanHam yang memantau salah satu jalannya pembangunan Peningkatan Jalan Perumahan Flamboyan di Ds. Kutruk Kec.Jambe yang senilai Rp.900.885.000,- dari Anggaran APBD ini, terlihat dari beberapa aitem yang tidak di gunakan oleh pihak kontraktor CV. Asoka Jaya Abadi, mulai dari K3 sampai dengan pemasangan dowell Lembaga LipanHam menilai ada indikasi penyimpagan.

Dikutip dar hasil wawancara media derapfakta.com, Darusamin selaku Sekjen Lembaga LipanHam mengatakan, saya sudah pantau langsung kelokasi pembangunan tersebut, Dugaan kami proyek tersebut banyak penyimpangan, kinerja selaku pihak ketiga jelas ini sudah menyalahi aturan yang berlaku, tegasnya.

Hal ini yang menjadi perhatian lsm LipanHam secara tegas sekjend LipanHam Darusamin mengatakan kami akan layangkan somasi dalam waktu dekat PPTK dan PPK harus bertanggung jawab ini kan uang rakyat katanya, pada Senin (28/9/2020).

Proyek seperti ini seperti nya sudah menjadi lumrah di kab Tangerang, ini penyebabnya karena lemahnya pengawasan dari Dinas Binamarga Kab.Tangerang sendiri, keluhanya.

Menurut saya Ini sudah penyakit koronis yang menahun dan seperti nya belum ada obat nya tambah.

Sebagai aktivis pemerhati pembangunan, seperti nya Lipanham sudah gerah melihat proyek Binamarga yang seolah ada indikasi pembiaraan, tutupnya.

(red)

Facebook Comments