Tangerang | derapfakta.com, LSM BP2AN Kabupaten Tangerang surati Desa Pete Kecamatan Tigaraksa terkait Dugaan Tumpang Tindih bantuan di Pemerintah Desa Pete, dimana ada beberapa Nama-nama warga Desa Pete yang sama telah mendapatkan bantuan tersebut baik dari Pemerintah Pusat ,Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa Pete Kecamatan Tigaraksa.

Hal ini tentu telah menimbulkan ke gaduhan dan cemburu sosial di masyarakat khususnya bagi masyarakat yang terdampak Covid 19.

Ahmad Suhud Direktur Eksekutif LSM BP2A2N kabupaten Tangerang menyampaikan, sebagai kontrol sosial terkait polemik yang ada di Desa Pete, dari Lembaga kami telah melayangkan surat ke pemerintah Desa Pete kecamatan Tigaraksa terkait dimana adanya dugaan tumpang tindihnya bantuan baik dari Pemerintah Pusat, pemerintah Daerah serta Pemerintah Desa Pete Kecamatan Tigaraksa, terang Suhud.

Berdasarkan hasil laporan dari Masyarakat Desa Pete Kecamatan Tigaraksa dan Tim LSM BP2A2N Kabupaten Tangerang yang langsung melakukan Investigasi diwilayah Desa Tersebut telah menemukan dugaan Nama-Nama yang double dalam mendapatkan Bantuan dan ini sangat menyakiti hati Masyarakat Desa Pete, karena masih banyak masyarakat yang layak untuk mendapatkannya.

Dan juga terkuaknya dugaan beberapa orang yang double mendapatkan bantuan tersebut dimana berdampak pemecatan terhadap 2 (Dua) orang Ketua Rt, yang pertama YEYEN KENEDI Dan kedua DAHYUDIN, dan ini kami nilai kades Pete tidak memiliki kebijakan sebagai pemimpin.

Dugaan pemecatan kedua Rt tersebut karena ketua Rt tersebut telah mengajukan agar pemerintah desa memperbaiki data nama-nama penerima bantuan ganda, karena masih banyak warga yang sangat membutuhkan bantuan dan belum mendapatkan bantuan, niatan Ketua Rt minta data tersebut di perbaiki namun Kepala Desa menganggap itu Bukan urusan kedua Ketua Rt,

Berdasarkan surat keputusan pemberhentian dengan Nomor 141.1/Kep.25 Des.Pte/2020 yang dikeluarkan oleh pemerintah Desa Pete, ini yang kita sayangkan, terang Suhud.

Padahal para ketua Rt tersebut menyampaikan karena adanya warga yang double dalam mendapatkan bantuan, namun hal ini tidak diindahkan oleh Kepala Desa Pete yang berakhir dengan pemecatan terhadap 2 (dua) orang Ketua Rt.

Tersebut Atas hal ini LSM BP2A2N kabupaten Tangerang menyikapi dan menyurati pemerintah desa Pete kecamatan Tigaraksa terkait permasalahan tersebut.

(red)

Facebook Comments