Walantaka | derapfakta.com, Maraknya proyek kavling di wilayah Kota Serang, menjadi perhatian pengurus Pemuda Bulan Bintang (PBB) DPW Provinsi Banten, salah satunya proyek kavling di Kampung Cirongge, Kelurahan Cigoong, Kecamatan Walantaka, Kota Serang-Banten.

Dalam keterangan tertulisnya, Ketua DPW PBB Banten, M Juhdi, menduga adanya pelanggaran dan atau dugaan pengerusakan lingkungan, terkait adanya pengelola atau pengembang kavling Ciwiru Permai Tahap 2 Lingkungan Kampung Cirongge, Kelurahan Cigoong, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

“Kami ingin mempertanyakan beberapa hal yang berkaitan dengan perizinan dalam pengelolaan dan pemanfaatan lahan tersebut,” pinta M Juhdi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/9/2020).

Dikatakan Juhdi, dalam pengelolaan dan pemanfaatan lahan atau tanah tersebut, sudahkah mengacu kepada peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan dalam bentu perizinan, salah satunya Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT) dan izin-izin yang lain.

“Untuk itu dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami sampaikan bahwa DPW PBB Provinsi Banten meminta pengelola maupun pimpinan pengembang dapat segera memberikan penjelasan, serta melaksanakan percepatan klarifikasi dengan kami, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat,” ujar Juhdi

Ditegaskan Juhdi, setiap pengusaha kavling terlebih dahulu harus mengurus izin-izinnya, karena ini menyangkut keterbatasan lahan pertanian, dan kalaupun akan diperuntukkan sebagai pemukiman, tentunya harus ada izin perubahan dari lahan kering menjadi lahan basah.

“Kami minta, pemkot Serang harus tegas dalam melakukan upaya pengawasan akan keberadaan usaha kavling yang ada di wilayah Kota Serang.

Terutama terkait perizinan dan legalitasnya, karena ini menyangkut aset daerah yang dapat meningkatkan PAD Kota Serang,” imbuh Juhdi.

Sementara itu Kabid Perijinan DPMPTSP Kota Serang, Sugiri menyatakan bahwa sementara ini, di kavling yang dimaksud belum pernah mengajukan perijinan. “Nanti tim wasdal akan melakukan sidak ke lapangan,” ujarnya

Sedangkan, Kasi Wasdal dan Bangunan pada DPMPTSP Kota Serang, M Ismetullah menyatakan, bahwa pihaknya sedang mengkaji dokumen-dokumen yang ada. “Nanti kami pelajari dulu dokumennya pak,” kata Ismet singkat.

Sebelumnya pada Senin (10/08/20), Karsono Camat walantaka didampingi sekmat saat di temui awak media di ruang kerja sekmat mengatakan bahwa untuk perizinan kavling tersebut membenarkan hanya sampai perizinan warga sekitar saja untuk perizinannya pihaknya tidak tahu.

” Keberadaan Kavling Ciwiru Permai Tahap 2 Lingkungan Kampung Cirongge, Kelurahan Cigoong walantaka benar saya mengetahui, kami selaku camat walantaka terkait izinnya hanya sampai diperizinan warga sekitar saja , sedang izin lainnya pihak kecamatan tidak tahu, mungkin pemilik lahan yang mengurus ” ujar camat walantaka.

Kembali awak media konfirmasi camat walantaka Karsono tentang kebijakan sebagai camat yang juga Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) masalah Akta Jual beli (AJB)nya, Camat kembali menegaskan, ” ya pak , soal AJB belum ke saya, katanya masih proses dibawah ” ujarnya kembali.

Usai konfirmasi Camat beserta Sekmat Walantaka; awak media menyambangi kantor kelurahan cigoong sekitar pukul 12.00. Siang untuk dimintai konfirmasi namun lurah cigoong (retno-red) tidak ada di kantor, hanya diterima staff pelaksana (Saepi), ” ibu lurah tidak ada di kantor pak, bu lurah katanya ke kantor walikota, besok besok aja ke sini pak ” ujar Saepi kepada awak media.

(sy/red)

Facebook Comments