Tangerang | derapfakta.com, Ahmad Suhud selaku Direktur Eksekutif LSM BP2A2N kabupaten Tangerang mengkritik kinerja Pengadilan Agama Tigaraksa Kabupaten Tangerang soal Kinerja terkait Putusan Terhadap Warga Tigaraksa Dede Kosasih,dimana putusan pengadilan terkesan tak terlihat keadilannya, bagi yang mencari keadilan khususnya terhadap Dede kosasih Warga Tigaraksa, Ada beberapa point yang dinilai tak sesuai dengan Gugatan Cerai tersebut dan Sdr. Dede Kosasih Pun memberi tanggapan terkait Putusan pengadilan agama Tigaraksa Kabupaten Tangerang.

1). Bahwa pada saat istri mengajukan gugatan cerai persyaratan yang dibuat untuk diajukan istri tidak sesuai prosedur yang ada, bahwa wali yang dikatakan istri dari Sdr. Dede Kosasih adalah wali palsu dan bukan wali yang sebenarnya berikut mas kawin yang tercatat tidak sesuai dengan yang saya berikan pada saat pernikahan, ungkap Dede kosasih.

2). Bahwa saksi yang di hadirkan istri dari Sdr. Dede Kosasih di duga saksi palsu dan bukan saksi yang sebenarnya pada ungkap Dede Kosasih.

3). Dede kosasih menangapi bahwa Hakim juga telah keliru menjatuhkan hari pernikahan kami padahal saya sudah memberikan data yang valid untuk direvisi ulang.

Dan ada pernyataan dalam surat putusan pengadilan kalau saya tidak hadir di pengadilan agama, Jelas saya membantah pernyataan yang di tulis oleh pengadilan dalam putusannya, karena sebagai warga Negara yang baik saya selalu hadir untuk mengikuti persidangan dalam Gugatan yang dilayangkan Istri saya Ungkap Dede Kosasih.

Dan juga pada saat persidangan yang sebelum-sebelumnya Hakim selalu memberikan pernyataan dengan suara yang keras lantang, Namun pada saat menyampaikan hasil putusan sidang pada saat jatuhnya Talak terhadap saya, Hakim memutuskan dengan suara yang pelan atau kecil hampir tidak terdengar sama sekali oleh saya, ungkap Dede Kosasih.

Saya Merasa ada yang janggal dalam keputusan pengadilan Agama Tigarkasa Kabupaten Tangerang terhadap saya, dari awal saya hanya ingin memepertahankan Rumah tangga dan Anak saya namun putusan sidang ini menghacurkan segalanya dan saya Berharap hal ini tidak menimpa warga atau masyarakat dimanapun khususnya ditigaraksa kabupaten Tangerang, Kemanakah saya harus mencari Keadilan ungkap Dede Kosasih Warga Tigaraksa.

Jelas dari pernyataan ini Ahmad Suhud Selaku Direktur Eksekutif LSM-BP2A2N sangat menyayangkan karena sejatinya pengadilan adalah tempat terakhir untuk masyarakat mencari keadilan tersebut,semoga pengadilan menjadi tempat yang adil bagi siapapun.

(red)

Facebook Comments