Tangerang |derapfakta.com, Permasalahan Desa Jeungjing Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang makin memanas, namun sudah beberapa kali melakukan mediasi dan klarifikasi akan tetapi tidak ada tindakan tegas dari pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) maupun Inspektorat Kabupaten Tangerang, juga sudah ada pertemuan atau pemanggilan oleh Camat Cisoka terhadap Kades Jeungjing dan BPD Jeungjing Kades Jeungjing yang diwakilkan oleh Seketaris Desanya (SekDes) Jeungjing BPD, PD, PLD, Karang Taruna, LPM dan ketua Rt/Rw dan perwakilan masyarakat pada tanggal 25-08-2020 lalu.

Camat Cisoka disela wawancara dengan awak media pada saat itu mengatakan, akan memberi jawaban pada hari kamis hari ini cukup untuk bahan berita dulu ujarnya.

****BACA JUGA Dinilai Desa Jeungjing Banyak Masalah, Camat Cisoka Panggil Sekdes Desa Jeungjing Berikut Kelembaganya

Namun hingga kini masalah di Desa Jeungjing makin memanas, tindakan nyata dari Camat Cisioka, DPMPD Dan Inspektorat Kabupaten Tangerang terhadap Kades Jeungjing tidak ada penyelesaian sama sekali.

Beberapa kali team awak media Sambangi gedung kantor Inspektorat, namun H. Uyung Mulyardi Msi selaku Inspektur tidak bisa ditemui, saat di singgung terkait kades Jeungjing, H. Epi selaku sekretaris tidak bisa memberikan komentar, dengan alasan persoalan tersebut dari awal ditangani langsung oleh pak Inspektur, jadi saya tidak bisa memberikan komentar karena saya tau apa-apa, kilahnya.

Artinya jelas persoalan ini tidak ditangani secara prosedural dan mekanisme sesuai SOP yang yang ada, sebab secara langsung Kepala Inspektorat yang turun tangan, ini ada apa?

****BACA JUGA BOP BPD Dan Insentif Kader Posyandu Belum di Cairkan, Kades Jeungjing Dinilai Tidak Amanah

Menyoroti persoalan tersebut Ahmad Suhud selaku Direktur Exsekutif Lembaga BP2A2N menyatakan, Pemanggilan atau pun mediasi diantara dinas terkait hanya sebatas klarifikasi, jelas secara fakta kades Jeungjing yang menjadi ujung tombak permasalahan yang ada seakan dimanjakan sehingga perkara yang dinilai sangat krusial, namun tidak ada penindakan yang serius maupun sanksi yang tegas oleh pihak DPMDP atau pun Inspektorat Kabupaten Tangerang sehingga menurut saya tindakan tersebut tidak ada arti, ucapnya.

Foto :Ahmad Suhud Direktur Exsekutif Lembaga BP2A2N

Timbul berbagai pertanyaan, seakan fungsi pokok Inspektorat bagai tak ada pengaruhnya hingga persoalan ini tidak ada penyelesaian, terang Suhud pada Senin (30/8/2020).

Bupati Ahmed Zaki Iskandar sudah seharusnya turun untuk menyikapi kinerja Inspektorat dan DPMPD yang dinilai tidak bisa menyelesaikan persoalan di Desa Jeungjing, diharapkan Bapak Ahmed Zaki Iskandar selaku bupati Tangerang dapat mendengarkan aspirasi masyarakat Jeungjing Kec. Cisoka untuk mengambil sikap agar permasalahan Desa Jeungjing tidak makin keruh.

Jika ini didiamkan, maka kades-kades yang lain akan melakukan hal yang serupa lantaran tidak pernah ada tindakan tegas, jadi percuma ada keberadaan Inspektorat jika tidak bisa menyikapi suatu persoalan, tutup Suhud.

(Red)

Facebook Comments